Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KesehatanNasional

ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, ASN Perempuan Antusias Ikut Program

×

ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, ASN Perempuan Antusias Ikut Program

Sebarkan artikel ini
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menggelar vaksinasi melalui program vaksinasi kanker serviks bagi aparatur sipil negara (ASN). FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Upaya meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan terus digencarkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui program vaksinasi kanker serviks bagi aparatur sipil negara (ASN). Program yang dimulai sejak awal 2026 ini mendapat sambutan positif dari jajaran pegawai, khususnya kaum perempuan.

Vaksinasi yang dilaksanakan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Kamis (2/4/2026), menjadi bagian dari langkah preventif untuk melindungi ASN perempuan dari risiko kanker serviks yang dikenal sebagai salah satu penyakit mematikan.

Salah satu peserta vaksinasi, Inayati Iryana (45), mengaku terbantu dengan adanya program tersebut, terutama dari sisi biaya dan pelayanan yang diberikan.

Baca Juga:  KAPTI-AGRARIA dan ATR/BPN Bahas Reformasi Kebijakan Pertanahan

“Kebanyakan kita usia produktif semua di ATR/BPN. Kalau di luar itu vaksin lumayan mahal, jadi terbantu sekali dengan program ini. Saya juga senang dengan pelayanannya, mulai dari screening awal hingga edukasi dokter,” ungkapnya.

Program vaksinasi ini merupakan inisiatif dari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kementerian ATR/BPN dan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama telah dimulai pada 30 Januari 2026, tahap kedua berlangsung pada awal April, sementara tahap ketiga dijadwalkan pada 3 Juli 2026. Peserta hanya dikenakan biaya sebesar Rp870.000 untuk seluruh rangkaian vaksinasi.

Baca Juga:  Kompetisi KRISTAL 2026 Jadi Ajang Kreativitas ASN Muda ATR/BPN

Menurut Inayati, vaksinasi kanker serviks sangat penting bagi perempuan, khususnya yang berada di usia produktif dan telah berkeluarga, karena dapat melindungi dari penyakit yang berisiko tinggi terhadap kesehatan.

“Perempuan harus sadar pentingnya pencegahan. Vaksin ini melindungi dari kanker yang mematikan, jadi sangat penting untuk diikuti,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh peserta lainnya, Febi Nur Anggriany (46), yang turut mengikuti program bersama 161 ASN perempuan lainnya. Ia mengaku semakin terdorong untuk mengedukasi lingkungan sekitarnya, termasuk keluarga.

“Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini sebagai bentuk perlindungan sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga:  Transformasi Data Pertanahan: Sertipikat Lama Siap Masuk Sistem Digital

Sementara itu, dr. Irnawati selaku tenaga medis yang memantau efek samping vaksin menjelaskan bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) merupakan langkah efektif dalam mencegah kanker serviks.

“Program ini sangat bermanfaat, apalagi dengan biaya yang terjangkau. Vaksin HPV adalah salah satu upaya pencegahan kanker serviks yang efektif,” jelasnya.

Melalui program ini, Kementerian ATR/BPN berharap kesadaran akan pentingnya pencegahan kanker serviks semakin meningkat, sekaligus mendukung produktivitas ASN perempuan melalui kondisi kesehatan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *