Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPoso

Pemkab dan BNNK Poso Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Parimo

×

Pemkab dan BNNK Poso Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Parimo

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, saat memimpin rapat bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Sebanyak 31 peserta dari total 1.108 orang yang mengikuti pemeriksaan narkoba di Kabupaten Parigi Moutong terindikasi positif pada tahap skrining awal. Temuan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso segera menyiapkan langkah lanjutan melalui proses asesmen guna memastikan bentuk penanganan yang tepat.

Perkembangan hasil pemeriksaan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, bersama jajaran BNNK Poso di Ruang Rapat Wakil Bupati, Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (3/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Kepala BNNK Poso Praditya Mahayana, Konselor Adiksi Ahli Muda, Penata Pemberantasan, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait.

Baca Juga:  Yayasan IPAS dan YMP Bersama Pemda Parigi Moutong Gelar Lokakarya Integrasi Isu Perubahan Iklim, HKSR, dan KBGS

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Abdul Sahid menjelaskan bahwa pemeriksaan narkoba telah dilaksanakan terhadap 1.108 peserta yang terdiri atas pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan unsur lainnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 orang menunjukkan hasil positif pada pemeriksaan awal sehingga memerlukan asesmen lebih lanjut.

“Pemeriksaan narkoba telah dilakukan terhadap 1.108 peserta. Dari jumlah tersebut, 31 orang terindikasi positif menggunakan zat yang memerlukan pemeriksaan lanjutan melalui proses asesmen,” ujar Abdul Sahid.

Baca Juga:  Ramadan Penuh Kepedulian, Pemkab Parigi Moutong Berbagi Sembako untuk Pesantren dan Panti Asuhan

Pihak BNNK Poso menegaskan bahwa hasil positif pada tahap skrining belum dapat dijadikan dasar untuk menetapkan status hukum seseorang. Seluruh peserta yang terindikasi akan menjalani asesmen secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat penggunaan, tingkat ketergantungan, serta menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, zat yang terdeteksi berasal dari golongan methamphetamine serta beberapa jenis zat lainnya yang masih memerlukan verifikasi melalui pemeriksaan laboratorium. Sebagian besar peserta yang terindikasi positif diperkirakan masih berada pada kategori pengguna yang dapat diprioritaskan mengikuti program rehabilitasi.

Wakil Bupati Abdul Sahid menegaskan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen mendukung seluruh upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, termasuk memperkuat sinergi dengan BNNK Poso dalam menyelamatkan generasi muda dan aparatur pemerintah dari bahaya narkotika.

Baca Juga:  Menang Penalti 5-4, Tomini Putra Amankan Gelar KONI Sulteng Cup

“Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendukung penuh langkah BNNK dalam menyelamatkan generasi muda dan aparatur pemerintah dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Ia berharap upaya deteksi dini yang dilakukan secara berkala dapat menjadi langkah preventif untuk menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan maupun pemerintahan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan zat terlarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *