Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Nasional

Nusron Wahid: Iduladha Harus Menumbuhkan Rasa Peduli dan Keikhlasan

×

Nusron Wahid: Iduladha Harus Menumbuhkan Rasa Peduli dan Keikhlasan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak umat Islam menjadikan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat ketakwaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi khatib Salat Iduladha di Masjid Raya Al-Ittihaad, Rabu (27/05/2026).

Dalam khutbahnya, Menteri Nusron menegaskan bahwa makna Iduladha tidak hanya sebatas pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga tentang pengendalian diri dan pengorbanan demi kepentingan yang lebih besar.

Baca Juga:  Wamen ATR/BPN Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat, Terjangkau, dan Prudent di Kabupaten Bandung

“Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu menyembelih ego, keserakahan, dan rasa tidak peduli terhadap sesama manusia,” ujar Nusron Wahid di hadapan jamaah.

Menurutnya, ibadah kurban mengandung nilai keikhlasan dan ketundukan kepada Allah SWT yang seharusnya tercermin dalam kehidupan sosial sehari-hari. Semakin tinggi ketakwaan seseorang, maka semakin besar pula kepeduliannya terhadap orang lain.

“Ketakwaan sejati harus melahirkan rasa kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial kepada sesama,” tuturnya.

Baca Juga:  ATR/BPN Dorong Warga Urus Sertipikat Mandiri, Pelayanan Dinilai Semakin Transparan

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga mengingatkan bahwa hakikat kurban bukan terletak pada bentuk fisiknya, melainkan pada ketulusan niat dan kualitas ketakwaan seseorang sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Ia menilai tantangan kehidupan saat ini bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menurunnya rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kita mungkin hidup berkecukupan, tetapi jangan sampai kehilangan rasa peduli. Jangan sampai rajin beribadah namun sulit menghargai dan mencintai sesama,” katanya.

Menteri Nusron mengajak seluruh umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum introspeksi diri untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat hubungan antarmanusia.

Baca Juga:  Biaya PTSL Berbeda di Tiap Daerah, Ini Penjelasan Lengkapnya.

“Kalau ada hubungan yang renggang, mari diperbaiki. Jika ada kesalahan, mari saling memaafkan. Karena ketakwaan bukan hanya terlihat dalam ibadah, tetapi juga dalam sikap dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *