KLIKPARIGI.ID – Ancaman abrasi yang terus menggerus garis pantai di Desa Palasa menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan yang tepat, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, turun langsung meninjau kawasan terdampak di Dusun I, Desa Palasa, Kecamatan Palasa, Sabtu (25/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, Moh. Aflianto Hamzah, serta Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung dampak abrasi yang terus mengikis bibir pantai dan berpotensi mengancam keselamatan permukiman warga maupun infrastruktur yang berada di sepanjang kawasan pesisir.
Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa sebagian wilayah telah dilengkapi tanggul penahan ombak. Namun, kondisi tanggul dinilai belum mampu mengantisipasi tingginya gelombang pasang sehingga air laut masih meluap hingga memasuki kawasan permukiman. Selain itu, terdapat sekitar 250 meter garis pantai di sisi selatan yang belum memiliki perlindungan berupa tanggul.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Erwin Burase meminta perangkat daerah terkait segera melakukan langkah teknis sebagai dasar penyusunan program penanganan.
“Kita akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan kajian teknis. Penanganan jangka pendek maupun jangka panjang harus segera disiapkan, termasuk penambahan ketinggian tanggul yang sudah ada serta pembangunan tanggul abrasi di lokasi yang hingga kini belum memiliki perlindungan,” tegas Bupati.
Selain menyiapkan langkah penanganan di tingkat daerah, Bupati juga menginstruksikan agar usulan pembangunan pengamanan pantai segera disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah maupun Pemerintah Pusat agar memperoleh dukungan pendanaan.
Menurutnya, penanganan abrasi membutuhkan sinergi berbagai pihak mengingat besarnya kebutuhan anggaran serta pentingnya perlindungan kawasan pesisir dari ancaman kerusakan yang semakin meluas.
“Penanganan abrasi tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar upaya perlindungan kawasan pesisir dapat terlaksana secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan akan terus mengawal percepatan penanganan abrasi di Desa Palasa sebagai bagian dari komitmen melindungi masyarakat pesisir, menjaga infrastruktur, serta meminimalkan risiko bencana akibat pengikisan pantai di masa mendatang.














