Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPotret

Rakor Asta Cita di Tojo Una-Una, Kepala Daerah se-Sulteng Perkuat Sinergi

×

Rakor Asta Cita di Tojo Una-Una, Kepala Daerah se-Sulteng Perkuat Sinergi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dearh se-Sulteng hadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, di Reconnect, Bukabuka Island, Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat (11/9/2026). FOTO: Diskominfo Parigi Moutong.

KLIKPARIGI.ID Kepala daerah se-Sulawesi Tengah memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pembangunan melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Rakor tersebut berlangsung di Reconnect, Bukabuka Island, Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat (11/9/2026), dan diikuti Bupati Parigi Moutong Erwin Burase bersama para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah, serta jajaran pemerintah daerah.

Kegiatan dipimpin Anwar Hafid dan menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Asta Cita sekaligus memperkuat koordinasi antarpemerintah daerah dalam menjalankan agenda pembangunan.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas capaian pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah, tetapi juga diarahkan untuk membangun keselarasan antara kebijakan nasional dengan program pembangunan yang telah disusun masing-masing daerah.

Dalam forum itu, kepala daerah bersama jajaran pemerintah daerah membahas pentingnya sinergi agar pelaksanaan program pembangunan tidak berjalan secara terpisah. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta kota dinilai menjadi salah satu kunci agar berbagai program dapat memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Baca Juga:  Erwin Burase: Durian Parigi Moutong Berpeluang Tembus Pasar Internasional

Selain evaluasi Asta Cita, rakor juga diarahkan untuk menyelaraskan pelaksanaan program tersebut dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah 2025–2029.

Penyelarasan tersebut dilakukan melalui sejumlah program unggulan 9 BERANI yang menjadi arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Anwar Hafid menekankan pentingnya keseriusan dan komitmen seluruh pihak dalam menjalankan program pemerintah, termasuk Asta Cita yang merupakan agenda pemerintah pusat.

Menurut Anwar, keberhasilan pelaksanaan Asta Cita di daerah tidak hanya berkontribusi terhadap pencapaian target nasional, tetapi juga dapat mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Bupati Erwin Burase Paparkan Kinerja APBD 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

“Program ini akan berhasil jika kita serius. Walaupun ini bukan program kita, tetapi dengan berhasilnya program ini pasti secara otomatis akan mendongkrak visi dan misi kita. Ini sejalan juga dengan program 9 BERANI,” ujar Anwar.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif.

Menurutnya, keterpaduan program juga penting untuk memastikan kebijakan pemerintah pusat dapat diterjemahkan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.

Kehadiran Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dalam rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkepentingan memastikan berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para kepala daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan program di wilayah masing-masing serta memperkuat komunikasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Bantuan Benih Jagung Diharapkan Tingkatkan Pendapatan Petani Parimo

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program yang lebih terarah, sehingga kebijakan pembangunan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat saling mendukung.

Rakor Asta Cita dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 11–12 September 2026. Selama kegiatan, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait melakukan evaluasi dan pembahasan terhadap pelaksanaan program pembangunan.

Melalui rakor ini, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta kota di Sulawesi Tengah diharapkan semakin kuat. Hasil evaluasi juga menjadi bahan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program agar sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Bagi Kabupaten Parigi Moutong, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah provinsi serta daerah lainnya dalam mendukung agenda pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *