Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPendidikan

Kunjungan ke SMPN 1 Balinggi, Abdul Sahid Ingatkan Pentingnya Keteladanan Guru

×

Kunjungan ke SMPN 1 Balinggi, Abdul Sahid Ingatkan Pentingnya Keteladanan Guru

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Balinggi. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Membangun kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan mengejar capaian akademik. Pembentukan karakter peserta didik serta terciptanya suasana sekolah yang mendukung proses belajar menjadi perhatian Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, saat mengunjungi SMP Negeri 1 Balinggi, Jumat (18/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap kondisi dan pelaksanaan pendidikan di tingkat satuan sekolah. Dalam kesempatan itu, Abdul Sahid berdialog dan memberikan sejumlah arahan kepada pihak sekolah.

Ia menilai guru memiliki posisi penting dalam menentukan arah perkembangan peserta didik. Karena itu, proses pembelajaran menurutnya harus memberikan ruang yang cukup bagi pembentukan sikap dan karakter, selain penguasaan materi akademik.

“Guru bukan hanya bertugas menyampaikan pelajaran. Sebelum masuk ke materi, pembentukan sikap dan karakter anak juga perlu menjadi perhatian dalam proses pendidikan,” kata Abdul Sahid.

Baca Juga:  Disdikbud Parimo Kembangkan Edukasi Budaya Berbasis Perfilman

Menurutnya, pendidikan karakter dapat menjadi dasar bagi peserta didik dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab dan sikap saling menghargai. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya disampaikan melalui teori, tetapi juga diterapkan dalam keseharian di lingkungan sekolah.

Abdul Sahid juga meminta tenaga pendidik membangun pola komunikasi yang baik dengan siswa. Pendekatan yang lebih manusiawi dinilai dapat membantu menciptakan hubungan yang positif antara guru dan peserta didik.

Selain aspek pembelajaran, kondisi lingkungan sekolah turut menjadi sorotan. Ia mendorong pihak sekolah menjaga kebersihan dan kerapian seluruh area sekolah agar aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dalam suasana yang nyaman.

“Sekolah yang bersih dan tertata akan membuat guru lebih nyaman menjalankan tugas dan siswa juga lebih tenang mengikuti pelajaran. Karena itu, lingkungan sekolah harus dijaga bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Lelang Kendaraan BMD, Pemkab Parimo Siapkan Tahapan Penjualan

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya komunikasi internal antara kepala sekolah dengan seluruh guru. Pertemuan secara berkala diperlukan agar persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas dapat segera diketahui dan dibicarakan bersama.

Menurut Abdul Sahid, komunikasi yang terbuka di lingkungan sekolah dapat membantu mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi tenaga pendidik maupun satuan pendidikan.

Ia juga menekankan agar seluruh tenaga pendidik menjaga kedisiplinan serta menjalankan tanggung jawab secara konsisten. Perhatian terhadap kebutuhan siswa selama berada di sekolah juga menjadi bagian penting dari tugas pendidikan.

Abdul Sahid berharap pihak sekolah terus membangun koordinasi dengan perangkat daerah terkait sehingga setiap kebutuhan dan perkembangan satuan pendidikan dapat disampaikan melalui mekanisme yang baik.

Baca Juga:  Halal Bihalal di Tinombo, Bupati Dorong Pengembangan Durian dan Aktifkan Siskamling

“Kalau ada kondisi atau kebutuhan yang perlu mendapat perhatian, komunikasikan dan laporkan dengan baik. Sekolah dan pemerintah harus berjalan bersama supaya persoalan pendidikan bisa ditangani secara tepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kualitas pendidikan akan lebih mudah ditingkatkan apabila sekolah, tenaga pendidik dan pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Kunjungan ke SMP Negeri 1 Balinggi pun menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk terus melihat secara langsung kondisi satuan pendidikan sekaligus memperkuat perhatian terhadap penyelenggaraan pendidikan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *