Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Parigi MoutongPotret

Peduli Korban Banjir Avolua, Iswara dan Sekretariat DPRD Parimo Bagikan Sembako

×

Peduli Korban Banjir Avolua, Iswara dan Sekretariat DPRD Parimo Bagikan Sembako

Sebarkan artikel ini
Iswara Bersama Sekretariat DPRD Parigi Moutong salurkan Bantuan untuk Warga Avolua yang terdampak banjir. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Sebanyak 10 keluarga di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, menerima dukungan kebutuhan dasar setelah rumah mereka mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang. Bantuan disalurkan Ikatan Istri Wakil Rakyat (Iswara) bersama Sekretariat DPRD Parigi Moutong pada Jumat (11/9/2026).

Penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Desa Avolua dan diserahkan secara langsung kepada warga yang terdampak. Proses penyerahan turut disaksikan Kepala Dusun II Desa Avolua, Mohammad Irzan.

Sekretaris DPRD Parigi Moutong Sri Kandi Puja Passau hadir menyerahkan bantuan bersama sejumlah perwakilan Iswara, yakni Gethroida Alfres Tonggiroh, Listyawati Sayutin dan Rifka Tagunu.

Sri Kandi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan setelah bencana. Menurutnya, kondisi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan rumah membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi warga, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit setelah bencana,” kata Sri Kandi.

Baca Juga:  Tim Patriot Kementrans Siap Dampingi Pengembangan Komoditas Unggulan Parigi Moutong

Bantuan yang dihimpun melalui donasi staf Sekretariat DPRD Parimo bersama Iswara tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dasar warga. Selain makanan, bantuan juga mencakup perlengkapan yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas rumah tangga.

Sebanyak 17 paket sembako disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket berisi sejumlah kebutuhan, di antaranya beras, mi instan, teh, ikan kaleng, minyak goreng dan perlengkapan mandi.

Tidak hanya bahan kebutuhan sehari-hari, bantuan juga mencakup 12 paket perlengkapan dapur atau kitchen set. Peralatan tersebut terdiri dari panci, wajan, spatula, piring, gelas, sendok dan mangkok.

Sri Kandi berharap bantuan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan, terutama bagi warga yang masih melakukan penataan kembali kehidupan rumah tangga setelah rumah mereka terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan yang terkumpul dari kepedulian teman-teman di Sekretariat DPRD dan Iswara ini dapat membantu kebutuhan warga, khususnya dalam menjalani masa pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga:  Koperasi Karya Perdana Gemilang Resmikan Kantor Cabang Ketiga di Bolano Lambunu

Sementara itu, Gethroida Alfres Tonggiroh selaku perwakilan Iswara DPRD Parimo menuturkan bahwa kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dengan masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Ia mengatakan pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan secara berkelanjutan. Karena itu, kepedulian dari organisasi, lembaga maupun masyarakat menjadi penting untuk membantu warga melewati kondisi sulit.

“Yang kami lakukan ini adalah bentuk kebersamaan dengan warga. Mudah-mudahan perhatian seperti ini bisa terus tumbuh sehingga masyarakat yang terdampak tidak merasa menghadapi masa pemulihan sendirian,” tutur Gethroida.

Ia juga berharap pemerintah terus memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak, termasuk memastikan kebutuhan mereka setelah bencana dapat ditangani secara bertahap.

“Kami berharap proses penanganan warga terus berjalan dan mereka mendapatkan dukungan yang dibutuhkan sampai benar-benar bisa kembali menjalani kehidupan secara normal,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkab Parimo Susun RPJMD 2025–2029, Bupati: Libatkan Semua Pihak

Kepala Dusun II Desa Avolua, Mohammad Irzan, mengapresiasi perhatian yang diberikan Iswara dan Sekretariat DPRD Parigi Moutong. Ia menyebut bantuan tersebut memiliki arti penting bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat banjir bandang.

Menurut Irzan, masyarakat kini mulai berusaha kembali menjalankan kegiatan sehari-hari setelah kondisi di wilayahnya berangsur membaik. Meski demikian, proses pemulihan masih membutuhkan waktu dan dukungan.

“Kami berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada warga. Masyarakat sudah mulai beraktivitas kembali secara bertahap, dan mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak kembali menimpa Desa Avolua,” ungkap Irzan.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan bersama dalam membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat terus diperkuat agar kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi hingga kondisi kembali pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *