KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat langkah pencegahan korupsi dengan aktif mengikuti program pembinaan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, jajaran pemerintah daerah mengikuti Sesi Konsultasi Daring Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan efektivitas kampanye antikorupsi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan berlangsung secara virtual dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Rabu (22/7/2026), dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran.
Konsultasi yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program Pariwara Antikorupsi 2026 yang diinisiasi KPK guna memperkuat budaya integritas melalui strategi komunikasi publik yang terarah, kreatif, dan berkesinambungan.
Melalui forum ini, pemerintah daerah memperoleh pendampingan dalam menyusun konsep kampanye antikorupsi yang sesuai dengan pedoman KPK, sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan edukasi publik mengenai pencegahan korupsi.
Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Dian Rachmawati, menjelaskan bahwa Program Pariwara Antikorupsi dirancang sebagai gerakan bersama yang melibatkan pemerintah daerah untuk menyebarluaskan nilai-nilai antikorupsi melalui berbagai media komunikasi.
“Kampanye ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat integritas aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” ujar Dian.
Ia menambahkan, materi kampanye difokuskan pada upaya pencegahan berbagai bentuk penyimpangan dalam pelayanan publik, seperti pungutan liar, suap, gratifikasi, konflik kepentingan, nepotisme, jual beli jabatan, hingga penyalahgunaan fasilitas negara.
KPK juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kampanye akan berlangsung sekurang-kurangnya selama tiga bulan. Hasil pelaksanaannya akan menjadi salah satu unsur penilaian dalam Penghargaan Pariwara Antikorupsi Tahun 2026, dengan indikator utama meliputi jangkauan kampanye, kreativitas penyampaian pesan, serta keterpaduan pelaksanaannya.
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap gerakan nasional pemberantasan korupsi melalui penguatan komunikasi publik yang melibatkan masyarakat secara aktif.
“Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan budaya antikorupsi,” demikian komitmen yang ditegaskan dalam kegiatan tersebut.
Melalui sinergi bersama KPK, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap upaya membangun kesadaran antikorupsi tidak hanya tumbuh di lingkungan aparatur sipil negara, tetapi juga menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.














