KLIKPARIGI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menjangkau wilayah terpencil kembali ditunjukkan melalui kunjungan langsung Bupati H. Erwin Burase ke Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kamis (30/04/2026). Kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sejak daerah itu berdiri, seorang kepala daerah hadir langsung meninjau kondisi wilayah tersebut.
Kedatangan Bupati dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga desa terpencil tersebut.
Dalam agenda peninjauannya, Bupati terlebih dahulu mengunjungi SD Terpencil Bainaa Barat. Di lokasi itu, ia mendapati kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan, dengan hanya dua ruang belajar yang digunakan sekitar 70 siswa, serta konstruksi lantai dan dinding berbahan papan kayu yang telah lapuk.
Melihat kondisi tersebut, Bupati langsung menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan rehabilitasi menyeluruh terhadap bangunan sekolah.
Perbaikan yang diarahkan meliputi penggantian lantai dan dinding sekolah, pengadaan meja dan kursi belajar baru, pemasangan instalasi listrik, penyediaan jaringan internet, hingga dukungan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Anak-anak di wilayah terpencil harus mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak sebagaimana siswa di wilayah lainnya. Tidak boleh ada kesenjangan dalam pelayanan pendidikan,” tegas Bupati Erwin Burase saat meninjau lokasi.
Selain sektor pendidikan, Bupati juga meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Dusun II dan Dusun III Desa Bainaa Barat. Infrastruktur tersebut dinilai sangat vital karena selama ini masyarakat, termasuk para pelajar, harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas.
Berdasarkan laporan di lapangan, pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh TNI itu telah mencapai progres sekitar 20 persen.
Bupati meminta agar pengerjaan jembatan dipercepat sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilitas dan keselamatan warga.
Dalam kunjungan yang sama, perhatian juga diberikan terhadap ancaman abrasi sungai yang mulai mengancam permukiman warga. Sedikitnya 10 kepala keluarga dilaporkan terdampak akibat gerusan arus sungai yang mendekati area hunian.
Untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut, Bupati menginstruksikan pembangunan bronjong penahan arus sebagai langkah perlindungan darurat bagi kawasan permukiman.
Bupati menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan di wilayah terpencil agar kesenjangan pelayanan dan infrastruktur antarwilayah dapat terus ditekan.
Kunjungan tersebut disambut antusias masyarakat setempat yang mengaku terharu karena baru kali ini kepala daerah hadir langsung melihat kondisi desa mereka sejak Kabupaten Parigi Moutong berdiri.
Turut mendampingi dalam kunjungan itu sejumlah pejabat OPD terkait, Camat Tinombo, Kepala Desa Bainaa Barat, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.















