Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
KlikSulteng

62 Pegawai Ikuti Pemetaan Talenta dan Pengisian KRS BPN Sulteng

×

62 Pegawai Ikuti Pemetaan Talenta dan Pengisian KRS BPN Sulteng

Sebarkan artikel ini
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Tengah melalui kegiatan Pemetaan Talenta dan Pengisian Kelompok Rencana Suksesi (KRS) Jabatan Pengawas Tahun 2026. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Penyiapan aparatur yang kompeten untuk mendukung keberlanjutan kepemimpinan menjadi perhatian Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Tengah melalui kegiatan Pemetaan Talenta dan Pengisian Kelompok Rencana Suksesi (KRS) Jabatan Pengawas Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kaledo pada Jumat (9/10/2026), dengan melibatkan puluhan pegawai dari berbagai satuan kerja pertanahan di Sulawesi Tengah.

Sebanyak 62 pegawai mengikuti kegiatan tersebut. Peserta berasal dari lingkungan Kanwil BPN Sulawesi Tengah serta 13 Kantor Pertanahan kabupaten/kota. Keterlibatan pegawai lintas satuan kerja ini menjadi bagian dari langkah untuk mengenali potensi sumber daya manusia sekaligus menyiapkan kader yang dapat memenuhi kebutuhan organisasi pada masa mendatang.

Pemetaan talenta dilaksanakan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan, potensi, dan kesiapan pegawai dalam menjalankan tanggung jawab yang lebih besar. Informasi tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam merancang pengembangan karier, menempatkan pegawai sesuai kapasitasnya, serta mempersiapkan calon pejabat yang dibutuhkan organisasi.

Baca Juga:  Layanan Pengukuran Terjadwal Bantu Masyarakat Atur Waktu Pengurusan Tanah

Melalui pengisian KRS, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga mencakup kompetensi dan perilaku kepemimpinan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kemampuan menyusun strategi, menentukan keputusan, menyampaikan gagasan, membangun koordinasi, serta bekerja sama dalam menyelesaikan tugas.

Aspek-aspek tersebut dinilai penting bagi pejabat pengawas karena posisi ini memiliki tanggung jawab dalam mengarahkan pelaksanaan pekerjaan, mengoordinasikan pegawai, menangani persoalan di lingkungan kerja, dan memastikan kegiatan berjalan sesuai sasaran.

“Pemetaan talenta menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui potensi dan kompetensi pegawai secara lebih terarah. Hasilnya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyiapkan kader kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,” demikian tujuan yang ingin dicapai melalui pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Transformasi Layanan Pertanahan Diperkuat, BPN Sulteng Ikuti Agenda Kementerian

Hasil penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kesiapan peserta untuk mengemban tugas pada jenjang jabatan berikutnya. Dengan adanya pemetaan yang terstruktur, proses penyiapan calon pemimpin di lingkungan ATR/BPN dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan kompetensi, potensi, dan kapasitas masing-masing pegawai.

Selain mendukung proses kaderisasi, data yang diperoleh juga dapat dimanfaatkan untuk menyusun program peningkatan kemampuan aparatur. Pegawai yang masih membutuhkan penguatan pada aspek tertentu dapat diarahkan mengikuti pengembangan kompetensi yang sesuai, sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia berlangsung secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemudik Dimudahkan, Kantor Pertanahan di Makassar, Gowa, dan Bone Tetap Buka

Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan organisasi pertanahan yang menuntut aparatur profesional, berintegritas, mampu beradaptasi, serta memiliki kecakapan dalam menghadapi perkembangan tugas dan kebutuhan pelayanan publik. Kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor yang menentukan efektivitas pelaksanaan program dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Pemetaan Talenta dan Pengisian Kelompok Rencana Suksesi Jabatan Pengawas Tahun 2026, Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah mendorong pengelolaan pegawai yang lebih terencana. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan kinerja setiap satuan kerja, serta mendukung terwujudnya pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *