KLIKPARIGI.ID – Upaya memperluas akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui penyelenggaraan Job Fair dan pelayanan ketenagakerjaan terpadu yang dipusatkan di halaman Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid.
Sejak dibuka, kegiatan ini dipadati para pencari kerja dari berbagai kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong. Mereka datang dengan membawa berkas lamaran dan memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh informasi lowongan kerja sekaligus mengikuti proses seleksi yang dilakukan langsung oleh sejumlah perusahaan.
Pelaksanaan Job Fair berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Juni 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah yang mempertemukan dunia usaha dengan para pencari kerja sehingga proses rekrutmen dapat berlangsung lebih cepat, terbuka, dan tepat sasaran.
Sejumlah perusahaan nasional dan swasta turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya Alfamidi, Indomaret, SIM Group, dan PT Sukses Mandiri Utama. Para peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga diberikan kesempatan mengikuti sesi wawancara langsung atau walk-in interview dengan tim perekrut dari masing-masing perusahaan.
Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Pasar Kerja dan Perluasan Penempatan Tenaga Kerja (P5TK) Disnakertrans Kabupaten Parigi Moutong, I Gede Agus, mengatakan bahwa penyelenggaraan Job Fair merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan akses informasi ketenagakerjaan kepada masyarakat. Pencari kerja dapat langsung bertemu dengan perusahaan, mengetahui persyaratan yang dibutuhkan, menyerahkan berkas, hingga mengikuti tahapan wawancara di tempat,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa kebutuhan akan informasi dan peluang kerja masih sangat besar. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan program-program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda yang baru lulus dan sedang mencari pekerjaan.
Dalam kegiatan tersebut tersedia ratusan peluang kerja di berbagai bidang. Alfamidi membuka sekitar 100 formasi untuk sejumlah posisi, sementara Indomaret menyediakan 12 lowongan dan SIM Group membuka empat kesempatan kerja bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi.
Selain peluang kerja di dalam negeri, Disnakertrans juga memfasilitasi informasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri melalui lembaga pelatihan kerja yang telah memiliki kerja sama resmi. Negara tujuan yang ditawarkan meliputi Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong, dengan peluang pekerjaan di sektor pelayanan rumah tangga dan perawatan, seperti housekeeper, babysitter, caretaker, dan caregiver.
Tidak hanya menghadirkan bursa kerja, Disnakertrans juga membuka berbagai layanan ketenagakerjaan yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama kegiatan berlangsung. Salah satunya adalah pelayanan pembuatan Kartu AK-1 atau kartu kuning yang menjadi salah satu persyaratan administrasi dalam melamar pekerjaan.
Selain itu, tersedia layanan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang belum terdaftar agar memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan saat memasuki dunia kerja.
Pada kesempatan yang sama, Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans juga membuka layanan wajib lapor perusahaan untuk memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban administrasi ketenagakerjaan.
Salah seorang peserta, Rizkia, mengaku senang dan terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Job Fair memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk berinteraksi langsung dengan pihak perusahaan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami karena bisa mengetahui informasi lowongan secara langsung dan mengikuti wawancara tanpa harus pergi ke luar daerah. Saya berharap bisa diterima bekerja dan kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Job Fair dan berbagai layanan ketenagakerjaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap dapat membuka lebih banyak peluang kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing.















