Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi MoutongPotret

Bupati Erwin Burase Ikuti Ajang Pemda Berprestasi Regional Sulawesi, Fokus Tingkatkan Kesempatan Kerja

×

Bupati Erwin Burase Ikuti Ajang Pemda Berprestasi Regional Sulawesi, Fokus Tingkatkan Kesempatan Kerja

Sebarkan artikel ini
Bupati Erwin Burase Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 di Kendari. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendorong peningkatan kualitas pembangunan sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Claro, Kendari, Jumat (29/5/2026), menjadi wadah evaluasi sekaligus pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam memperkuat strategi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kinerja daerah, khususnya pada sektor ketenagakerjaan dan pengurangan angka pengangguran. Kehadiran kepala daerah dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari langkah strategis untuk menyerap berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan oleh daerah lain di kawasan Sulawesi.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi merupakan program kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Kompas yang bertujuan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang berhasil menunjukkan capaian pembangunan melalui indikator yang terukur dan berbasis data. Salah satu kategori yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah keberhasilan daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran melalui kebijakan dan program yang efektif.

Baca Juga:  Dukung Rekomendasi Pansus DPRD, Kantor Pertanahan Parigi Moutong Fokus Validasi Data Huntap

Penilaian dilakukan secara objektif dengan mengacu pada data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) serta mempertimbangkan berbagai inovasi dan terobosan daerah dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas tenaga kerja, serta memperkuat sektor ekonomi produktif yang mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemerintah pusat terus mendorong terciptanya kompetisi yang sehat antar daerah melalui pemberian insentif fiskal kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik. Menurutnya, Kemendagri telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp1 triliun yang dikonversi menjadi insentif fiskal sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan daerah dalam mencapai berbagai indikator pembangunan.

“Melalui pendekatan regional, seluruh daerah memiliki kesempatan yang lebih adil untuk bersaing dan menunjukkan kinerjanya. Daerah dengan kapasitas fiskal yang lebih kecil juga memiliki peluang yang sama untuk memperoleh apresiasi berdasarkan capaian nyata yang terukur,” ujar Tito Karnavian.

Ia menambahkan bahwa seluruh indikator penilaian menggunakan data terbuka yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, sehingga proses evaluasi berlangsung transparan, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain pengangguran, indikator lain yang menjadi perhatian meliputi penurunan kemiskinan, pengendalian inflasi, serta percepatan penanganan stunting.

Baca Juga:  Wabup Parigi Moutong Apresiasi Retreat Kepala Daerah: Sarana Ilmu, Gagasan, dan Persaudaraan

Pada ajang Regional Sulawesi tahun 2026, penghargaan kategori pemerintah kabupaten berhasil diraih oleh Kabupaten Kolaka sebagai Terbaik I, diikuti Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Kolaka Utara sebagai Terbaik III. Sementara pada kategori pemerintah kota, penghargaan diberikan kepada Kota Baubau, Kota Kendari, dan Kota Parepare. Adapun kategori pemerintah provinsi diraih oleh Provinsi Sulawesi Barat.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyampaikan bahwa forum apresiasi semacam ini memiliki nilai strategis karena menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk mengukur efektivitas program yang telah dijalankan sekaligus membandingkan capaian pembangunan dengan daerah lain.

“Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap berbagai program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesempatan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat. Kami ingin belajar dari keberhasilan daerah lain agar dapat diterapkan sesuai dengan potensi dan kebutuhan Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Erwin Burase.

Menurutnya, perubahan sistem penilaian yang dilakukan Kemendagri dengan pendekatan berbasis regional memberikan ruang yang lebih luas bagi seluruh daerah untuk berkompetisi secara sehat dan menunjukkan kinerja terbaiknya.

Baca Juga:  Sinergi Antar Daerah, Parigi Moutong Terima Studi Komparasi IPR Pohuwato

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus memperkuat program-program ketenagakerjaan melalui pelatihan keterampilan, pengembangan usaha produktif masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami akan terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan data yang akurat, memperkuat program pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak agar upaya penurunan pengangguran dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui partisipasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap dapat memperoleh berbagai masukan dan inspirasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan pemerintah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka peluang kerja yang lebih luas, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *