Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi MoutongPendidikanPotret

Audiensi di Kemensos, Pemkab Parimo Perkuat Usulan Sekolah Rakyat

×

Audiensi di Kemensos, Pemkab Parimo Perkuat Usulan Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melakukan audiensi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat langkah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dengan melakukan audiensi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Erwin Burase menyerahkan langsung dokumen readiness criteria program Sekolah Rakyat kepada Agus Jabo Priyono, Senin (11/5/2026), di Gedung Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat.

Audiensi itu diterima langsung oleh Agus Jabo Priyono bersama jajaran pejabat utama dan staf ahli kementerian yang membidangi percepatan program Sekolah Rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Sosial menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari agenda nasional pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan terpadu bagi masyarakat kurang mampu.

“Presiden menginginkan seluruh masyarakat Indonesia bisa hidup lebih sejahtera. Negara harus hadir untuk anak-anak yang selama ini belum memperoleh akses pendidikan secara layak, terutama di wilayah terpencil dan kelompok rentan,” ujar Agus Jabo Priyono.

Baca Juga:  Isbat Nikah Terpadu di Toribulu, Pemerintah Pastikan Warga Miliki Dokumen Hukum yang Sah

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, anak putus sekolah, hingga kelompok rentan sosial lainnya agar memperoleh pendidikan yang layak disertai pembinaan karakter dan dukungan sosial berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah pusat saat ini terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah melalui sinergi lintas kementerian, termasuk bersama kementerian yang menangani pembangunan infrastruktur pendukung.

Agus Jabo Priyono juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendukung program nasional tersebut melalui penyampaian dokumen pendukung serta kesiapan lahan pembangunan.

“Kami mengapresiasi kesiapan Kabupaten Parigi Moutong. Hasil audiensi dan kesiapan daerah ini akan segera kami laporkan kepada Menteri Sosial untuk diteruskan kepada Presiden,” katanya.

Ia mengaku terkesan dengan langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menangani persoalan pendidikan dan sosial, termasuk perhatian terhadap anak-anak dari komunitas adat terpencil.

Baca Juga:  Parigi Moutong Menjadi Kabupaten Dengan Tingkat Kemiskinan Tinggi

“Daerah ini tidak hanya menyampaikan usulan, tetapi juga menunjukkan kesiapan dan program nyata yang sudah berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, Erwin Burase menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan bagi anak-anak putus sekolah dan masyarakat kurang mampu di wilayahnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 9,2 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat dan berharap Parigi Moutong dapat masuk dalam tahap ketiga pembangunan nasional tahun ini.

“Kami berharap Parigi Moutong dapat masuk pada tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini. Kesiapan lahan dan seluruh dokumen pendukung telah kami siapkan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah,” ujar Erwin Burase.

Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan kondisi geografis Kabupaten Parigi Moutong yang memiliki wilayah pesisir cukup panjang dengan tantangan akses pendidikan di sejumlah daerah terpencil.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat sangat strategis untuk menjangkau anak-anak yang hingga kini belum mendapatkan layanan pendidikan secara maksimal.

Baca Juga:  Peringatan HKN Ke-116, Diharapkan Jadi Momentum Kebangkitan Menuju Indonesia Emas

“Masih ada ribuan anak yang belum bersekolah di beberapa wilayah. Karena itu, program ini sangat penting agar mereka mendapatkan pendidikan yang layak sekaligus pembinaan sosial,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga disebut telah mulai memberikan perhatian terhadap anak-anak dari komunitas adat terpencil melalui program pendidikan gratis bekerja sama dengan Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung.

Menurut Erwin Burase, sejumlah anak dari komunitas adat terpencil saat ini telah memperoleh kesempatan pendidikan melalui program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan anak-anak dari komunitas adat terpencil juga memperoleh hak pendidikan yang sama,” tuturnya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Parigi Moutong turut didampingi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong serta jajaran pejabat Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *