Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Erwin Burase: Penataan Pohon Pelindung Tak Bisa Ditunda Lagi

×

Erwin Burase: Penataan Pohon Pelindung Tak Bisa Ditunda Lagi

Sebarkan artikel ini

KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai mengambil langkah serius dalam penataan pohon pelindung di wilayah perkotaan. Hal ini ditandai dengan peninjauan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama sejumlah pejabat daerah di beberapa titik di Kota Parigi, Rabu (15/04/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menemukan masih banyak pohon pelindung yang kondisinya perlu segera ditangani karena berpotensi membahayakan masyarakat.

“Setelah kami lakukan pengecekan langsung di lapangan, terlihat masih banyak pohon yang perlu segera dirapikan, terutama yang sudah terlalu rimbun atau rawan tumbang,” ungkap Erwin Burase.

Ia menjelaskan, sebagian besar pohon yang ada saat ini telah berusia puluhan tahun dan ditanam sejak awal terbentuknya Kabupaten Parigi Moutong. Usia yang cukup tua tersebut membuat beberapa pohon dinilai tidak lagi aman, khususnya bagi pengguna jalan.

Baca Juga:  Pemda Parigi Moutong Perkuat Dukungan Program Swasembada Pangan

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah akan melakukan pemangkasan secara bertahap, menebang pohon yang sudah mati, serta mengganti dengan jenis tanaman yang lebih aman dan sesuai dengan kondisi lingkungan.

“Kami telah mempertimbangkan beberapa jenis pohon pengganti, seperti ketapang kencana yang dinilai lebih aman karena akarnya tidak merusak. Untuk jenis trembesi akan kami evaluasi dan rencanakan untuk diganti,” jelasnya.

Dalam proses penataan tersebut, pemerintah daerah juga menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan tenaga dan sarana pendukung. Untuk itu, langkah penataan pegawai akan dilakukan dengan menempatkan sejumlah tenaga dari OPD lain ke Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga:  JATAM Sulteng Desak Imigrasi Perketat Pengawasan WNA di Lokasi Tambang Ilegal Parigi Moutong

Selain itu, keterbatasan alat berat seperti mobil crane juga menjadi perhatian. Saat ini, DLH hanya memiliki satu unit yang dinilai belum cukup untuk menjangkau seluruh wilayah.

“Kami akan mengupayakan pengadaan armada tambahan dengan mengalihkan anggaran dari program yang kurang prioritas, termasuk efisiensi kegiatan lainnya. Ini penting agar penanganan pohon tidak hanya di kota, tetapi juga merata di seluruh wilayah,” tegasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan lingkungan dengan melaporkan kondisi pohon yang berisiko kepada pemerintah.

Baca Juga:  Musda II KAHMI Parimo Resmi Dibuka, Fokus Penguatan Literasi Digital

“Kami berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan melaporkan jika ada pohon yang berpotensi membahayakan. Pemerintah juga akan menyiapkan layanan pengaduan untuk memudahkan laporan dari masyarakat,” tambahnya.

Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN, juga terus dilakukan guna mendukung kelancaran pemeliharaan pohon di wilayah Parigi Moutong.

Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap penataan pohon pelindung dapat berjalan optimal, sehingga menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertata bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *