Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

DPRD Desak Pemda Tuntaskan Banjir di Bantaya, Puluhan Rumah Warga Terdampak

×

DPRD Desak Pemda Tuntaskan Banjir di Bantaya, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Parigi Moutong, Mohammad Basuki. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Anggota DPRD Parigi Moutong, Mohammad Basuki, kembali mendesak pemerintah daerah agar segera menuntaskan persoalan banjir yang selama ini kerap melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Bantaya.

Desakan tersebut disampaikan Basuki dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPRD bersama Dinas PUPRP Parigi Moutong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Dinas Lingkungan Hidup, yang membahas tindak lanjut penanganan pohon pelindung dan persoalan lingkungan di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam rapat tersebut, Basuki menyoroti kawasan Kelurahan Bantaya, khususnya di jalur Jalan Tonikota, Jalan Pramuka, hingga sebagian Jalan Yos Sudarso, yang kerap mengalami genangan air meskipun hujan turun dengan intensitas rendah.

Baca Juga:  Ribuan Massa Pendukung Padati Lokasi Deklarasi Erwin Sahid

“Saya harap ini mendapatkan perhatian penting, khususnya blok dari rumah sakit yang turun ke arah jalur Tonikota dan lainnya,” ujar Basuki.

Menurutnya, kondisi banjir yang terjadi di wilayah tersebut bukan lagi persoalan baru, karena telah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi yang benar-benar menyelesaikan akar masalah.

Ia menyebut, sekitar 70 rumah warga terdampak banjir setiap kali hujan turun, terutama pada malam hari. Situasi itu dinilai sangat memprihatinkan karena masyarakat harus berulang kali menyelamatkan barang-barang di dalam rumah mereka.

Baca Juga:  Partai Politik dan Pemerhati Pembangunan Mendorong KPU Parigi Moutong Tetap Konsisten pada Putusan Tanpa Mediasi

“Ini sudah terjadi bertahun-tahun dan belum ada solusi pasti. Akibatnya masyarakat harus mengangkat kasur saat hujan,” katanya.

Basuki juga meminta dinas teknis untuk kembali mengevaluasi berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk pembangunan drainase yang dibuat untuk membagi aliran air.

Ia menilai, drainase yang dibangun di kawasan perempatan Jalan Tonikota belum berfungsi maksimal dan belum memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan debit air saat hujan.

Selain wilayah Bantaya, Basuki juga meminta pemerintah daerah segera menuntaskan persoalan banjir di sejumlah titik lain di ibu kota kabupaten, seperti di Kelurahan Kampal dan Maesa yang juga kerap terdampak saat musim hujan.

Baca Juga:  Parigi Moutong Raih Penghargaan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting

“Saya berharap ke depan masalah krusial ini segera diatasi dengan analisis yang baik, karena kasihan masyarakat harus terus terdampak setiap musim hujan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *