Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaParigi MoutongPendidikanPotret

Dikbud Parigi Moutong Mulai Uji Petik Full Day School, Evaluasi Digelar Tiap Pekan

×

Dikbud Parigi Moutong Mulai Uji Petik Full Day School, Evaluasi Digelar Tiap Pekan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Siswa SD. ASET: IST.

KLIKPARIGI.ID Penerapan sistem full day school di Kabupaten Parigi Moutong mulai memasuki tahap uji petik. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat memastikan evaluasi dilakukan setiap pekan guna memantau kesiapan sekolah dan dampaknya terhadap siswa.

Uji coba tersebut telah berjalan selama dua pekan dan sejauh ini dilaporkan berlangsung tanpa hambatan berarti. Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Dikbud Parigi Moutong, Ibrahim, menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan melalui koordinasi intensif dengan pengawas sekolah di lapangan.

Example 300x600

“Alhamdulillah, uji coba sudah berjalan. Ada sekolah yang sudah dua minggu melaksanakan dan sejauh ini belum ada laporan kendala dari korwil, pengawas, maupun kepala sekolah,” ujar Ibrahim saat ditemui di Parigi, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:  Sosialisasi Sistem Pengendalian untuk Deteksi Kesalahan Penggunaan APBD di Kabupaten Parigi Moutong

Ibrahim menegaskan, sistem full day school tidak dimaksudkan untuk menambah beban belajar siswa. Menurutnya, kebijakan ini hanya mengatur ulang jadwal pembelajaran dengan memindahkan mata pelajaran yang sebelumnya berlangsung pada hari Sabtu ke hari Senin hingga Jumat, tanpa menambah jumlah jam pelajaran.

“Intinya, jumlah jam pelajaran harus tetap terpenuhi,” kata Ibrahim.

Ia menambahkan, sekolah tetap diberikan fleksibilitas untuk memasukkan muatan kurikulum internal sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan, selama tetap mematuhi ketentuan jam belajar yang telah ditetapkan.

Untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan sesuai tujuan, Dikbud mewajibkan evaluasi rutin setiap pekan selama masa uji coba. Evaluasi ini menjadi instrumen utama untuk mendeteksi kendala sejak dini.

Baca Juga:  Ombudsman RI Dukung Konsep Ekonomi Desa Parigi Moutong yang Inovatif

“Setiap minggu kami minta dilakukan evaluasi. Kalau ada masalah, langsung dilaporkan,” tegasnya.

Pelaksanaan sekolah lima hari ini juga mendapat dukungan dari program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ibrahim menilai keberadaan MBG turut memperkuat dukungan orang tua, terutama di sekolah yang telah menjalankan program tersebut.

“Karena ini masih tahap uji coba, kami juga melihat dukungan orang tua. Sejauh ini cukup terbantu, apalagi dengan adanya program MBG di beberapa sekolah,” ungkapnya.

Dengan adanya makan siang gratis, orang tua tidak lagi direpotkan menyiapkan bekal bagi anak-anak mereka. Meski jam kepulangan siswa menjadi lebih sore, Ibrahim memastikan masih berada dalam batas wajar.

Baca Juga:  DP3AP2KB Parigi Moutong Desiminasi Hasil Pendataan Keluarga Beresiko Stunting

“Kadang jam dua sudah pulang,” tuturnya.

Uji petik full day school ini dijadwalkan berlangsung sepanjang semester genap. Jika hasil evaluasi menunjukkan tren positif dan mendapatkan dukungan masyarakat, Dikbud akan melaporkannya kepada pimpinan daerah sebagai dasar penerbitan kebijakan lanjutan.

“Kalau uji coba ini berhasil, kami akan lapor ke Bupati. Selanjutnya akan ada edaran resmi dari Bupati terkait penerapan full day school,” pungkas Ibrahim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *