KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Kesehatan menghadirkan layanan Home Care untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis darurat di rumah.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke lingkungan masyarakat.
“Melalui Home Care, masyarakat yang mengalami kondisi darurat di rumah bisa mendapatkan penanganan awal tanpa harus langsung datang ke fasilitas kesehatan,” ujar Darlin, Rabu (1/04/2026).
Ia menjelaskan, layanan tersebut merupakan bagian dari program Sehat Bersama yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di bawah kepemimpinan Bupati H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid.
“Program ini juga mendukung kebijakan kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh layanan kesehatan secara cepat,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, puskesmas di setiap wilayah menjadi garda terdepan untuk menerima laporan dan memberikan layanan Home Care kepada masyarakat.
“Masyarakat cukup menghubungi nomor layanan yang telah disiapkan. Setelah itu, petugas kesehatan dari puskesmas akan melakukan penanganan langsung ke rumah,” jelas Darlin.
Untuk memastikan program ini diketahui secara luas, Dinas Kesehatan juga melakukan sosialisasi melalui pemerintah kecamatan, desa, serta bekerja sama dengan DPRD dan berbagai pihak terkait.
“Kami ingin seluruh masyarakat mengetahui bahwa layanan ini tersedia dan dapat dimanfaatkan kapan saja ketika ada kondisi darurat di rumah,” ungkapnya.
Darlin menegaskan, layanan Home Care diberikan secara gratis kepada masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Parigi Moutong.
“Tidak ada biaya yang dibebankan kepada masyarakat. Program ini murni untuk membantu warga agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Dengan adanya layanan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh pertolongan medis, terutama bagi warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan dalam kondisi darurat.















