Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPotret

Pemkab Parigi Moutong Ajukan Lokus SEHATI, Kementerian Desa Beri Dukungan

×

Pemkab Parigi Moutong Ajukan Lokus SEHATI, Kementerian Desa Beri Dukungan

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, bersama Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Mulyadin Malik. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Peluang Kabupaten Parigi Moutong menjadi salah satu daerah sasaran Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (SEHATI) mulai dibahas pemerintah daerah bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dalam audiensi di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam memperkuat sektor pangan, ekonomi berbasis potensi lokal, serta pembangunan kawasan perdesaan.

Dalam audiensi tersebut, Erwin memaparkan sejumlah potensi yang dinilai relevan dengan arah Program SEHATI. Kondisi geografis Parigi Moutong yang memiliki wilayah pesisir, dataran rendah hingga kawasan perbukitan dan pegunungan dinilai dapat menjadi modal dalam pengembangan program secara terpadu.

Menurut Erwin, kekuatan utama daerah juga terlihat dari sektor pertanian dan perkebunan. Produksi beras Parigi Moutong disebut menjadi salah satu yang terbesar di Sulawesi Tengah. Selain itu, komoditas durian, kelapa dalam dan kakao juga memiliki peluang untuk terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Baca Juga:  Literasi Digital Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Parimo

“Parigi Moutong merupakan penghasil beras terbesar di Sulawesi Tengah, Potensi perkebunan pun besar durian kita sudah diekspor ke Tiongkok meski masih dalam bentuk beku, kelapa dalam terbesar se-Sulawesi Tengah, serta kakao. Semua ini perlu ditingkatkan,” ujar Bupati.

Tidak hanya sektor pertanian, pemerintah daerah turut menawarkan potensi kelautan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat. Kekayaan sumber daya hayati di kawasan Teluk Tomini dinilai masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan, termasuk melalui peningkatan pengelolaan dan peluang investasi di sektor perikanan.

Program SEHATI juga diharapkan dapat berjalan beriringan dengan program pembangunan daerah yang telah disiapkan Pemkab Parigi Moutong, salah satunya Gerakan Membangun Desa (GERBANG DESA). Integrasi kedua program tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan berbasis desa sekaligus mendorong peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Lomba Drumband Dalam Rangka Memperingati Hardiknas

Di sisi lain, pemerintah daerah turut menyampaikan kondisi geografis sebagai salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan. Kepala Dinas Perhubungan Parigi Moutong Lewis menjelaskan, karakter wilayah yang membentang dari pesisir hingga pegunungan membuat sebagian desa masih menghadapi keterbatasan akses.

Kondisi infrastruktur jalan dan jauhnya jarak antarkawasan, kata dia, berdampak terhadap mobilitas penduduk, akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, serta kelancaran pengangkutan komoditas pertanian dan perkebunan dari sentra produksi menuju pasar.

Usulan tersebut mendapat respons positif dari Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Mulyadin Malik. Ia menyampaikan dukungan terhadap peluang Parigi Moutong menjadi daerah sasaran program pada tahun mendatang.

Baca Juga:  Program Listrik Sekolah Terpencil Terealisasi, 17 Sekolah Parimo Gunakan Panel Surya

“Insya Allah, untuk tahun 2027 Parigi Moutong dapat ditetapkan sebagai lokus Program SEHATI, didukung pula dengan pengembangan kawasan transmigrasi. Parigi Moutong adalah kabupaten yang terbuka dan sangat diperhitungkan ke depannya,” ujarnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Parigi Moutong Alfres Masboy Tonggiroh, Wakil Ketua I DPRD Sayutin Budianto Tongani, Ketua Komisi I Moh. Irfain, serta sejumlah anggota DPRD yakni Faizan Badja, Arnold, Basuki dan Yushar.

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan itu Kepala Dinas Perhubungan Lewis, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ervian Aksa Yoza dan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hairudin.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Parigi Moutong akan menyiapkan dan melengkapi seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan agar proses pengusulan lokus SEHATI dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *