Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPotret

MTQ ke-18 Kasimbar Ditutup, Bupati Erwin Burase Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

×

MTQ ke-18 Kasimbar Ditutup, Bupati Erwin Burase Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, hadiri penutupan Musabakah Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 Tingkat Kecamatan Kasimbar Tahun 2026. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Semangat kebersamaan masyarakat menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 tingkat Kecamatan Kasimbar Tahun 2026. Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut resmi berakhir setelah Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase hadir menutup pelaksanaan MTQ di Desa Kasimbar Palapi, Selasa, 29 September 2026.

Penutupan MTQ tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong Sayutin Budianto, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hairudin, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong H. Marzuk Hululo, Camat Kasimbar, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Erwin Burase menempatkan MTQ bukan sekadar sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas, yakni membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong generasi muda agar mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“MTQ bukan hanya tentang bagaimana seseorang tampil dalam sebuah perlombaan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an benar-benar menjadi bagian dari kehidupan, dipahami, dihayati, kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erwin.

Ia menilai kegiatan MTQ juga menjadi sarana mempertemukan masyarakat dalam suasana religius sekaligus memperkuat hubungan sosial. Semangat kebersamaan yang terlihat selama pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu hal yang mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.

Erwin mengungkapkan bahwa dirinya tidak dapat menghadiri pembukaan MTQ karena pada waktu bersamaan harus memenuhi agenda lain berupa undangan dari Menteri Desa dan Menteri Kesehatan. Dalam agenda tersebut, pemerintah daerah menyampaikan usulan terkait program pembangunan desa dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  Dukung Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Sulteng Gelar Rakornis di Parigi Moutong

Pada saat pembukaan, kehadirannya kemudian diwakili oleh Wakil Bupati H. Abdul Sahid. Namun, Erwin memastikan dirinya dapat hadir pada malam penutupan karena ingin bertemu langsung dengan masyarakat Kasimbar.

“Pada saat pembukaan saya memang tidak bisa hadir karena ada agenda yang tidak dapat ditinggalkan. Tetapi saya sudah bertekad untuk hadir pada penutupan, karena Kasimbar merupakan wilayah yang memiliki tempat khusus bagi saya,” katanya.

Kedekatan tersebut, lanjut Erwin, tidak terlepas dari dukungan masyarakat Kasimbar terhadap berbagai agenda pembangunan daerah. Ia mengapresiasi kepercayaan dan kebersamaan masyarakat yang selama ini terus terjaga, termasuk dalam kegiatan keagamaan.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ di tengah kebijakan efisiensi justru memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Kegiatan tetap dapat berlangsung karena adanya dukungan berbagai pihak serta partisipasi masyarakat.

“Di tengah kondisi efisiensi seperti sekarang, kita masih bisa berkumpul dan melaksanakan kegiatan dengan semangat gotong royong. Ini sesuatu yang patut kita syukuri dan menjadi kekuatan bagi daerah,” ungkapnya.

Apresiasi Kesiapan Pelaksanaan

Selain mengapresiasi panitia dan masyarakat, Bupati juga memberikan perhatian terhadap kesiapan pelaksanaan MTQ. Salah satu yang mendapat sorotan adalah keterlibatan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menurutnya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Kecamatan Kasimbar.

Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa semangat kebangsaan dan keagamaan dapat berjalan berdampingan. Karena itu, Erwin berharap kebersamaan yang telah terbentuk selama MTQ tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

Baca Juga:  Anwar Hafid: Parigi Moutong Harus Punya Bumi Perkemahan Pramuka

Ia meminta masyarakat dan seluruh unsur terkait terus menjaga budaya gotong royong serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan keagamaan di masa mendatang.

Juara MTQ Kasimbar Disiapkan ke Tingkat Kabupaten

Para peserta yang berhasil meraih prestasi pada MTQ tingkat Kecamatan Kasimbar selanjutnya akan mendapat kesempatan membawa nama kecamatan pada tingkat Kabupaten Parigi Moutong.

MTQ tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat. Para pemenang dari Kasimbar akan menjadi bagian dari kafilah yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Erwin meminta masyarakat memberikan dukungan kepada para peserta yang akan mewakili Kasimbar. Ia berharap prestasi di tingkat kecamatan dapat menjadi modal untuk tampil lebih baik pada kompetisi tingkat kabupaten.

“Kepada yang berhasil menjadi juara, saya ucapkan selamat. Jadikan prestasi ini sebagai dorongan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Bagi yang belum berhasil, jangan merasa kecewa karena MTQ bukan semata-mata persoalan menang atau kalah,” pesannya.

Menurutnya, nilai terpenting dari MTQ adalah proses belajar dan tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an. Setiap peserta dinilai telah mengambil bagian dalam kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi pembentukan karakter generasi muda.

Bupati Ingatkan Potensi Bencana

Di luar agenda MTQ, Erwin juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan masyarakat mengenai kondisi lingkungan dan potensi bencana yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Parigi Moutong.

Ia menyebut sebagian wilayah menghadapi kekeringan dan keterbatasan air bersih. Kondisi tersebut bahkan berdampak terhadap sektor pertanian hingga menimbulkan potensi gagal panen.

Baca Juga:  Temuan BPK 2025, DPRD Parigi Moutong Kritik Lemahnya Pengawasan Anggaran OPD

Di sisi lain, wilayah yang masih mendapatkan curah hujan juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu banjir. Sementara itu, sejumlah titik kebakaran lahan juga terpantau di kawasan utara Parigi Moutong.

Kondisi tersebut, menurut Erwin, membutuhkan perhatian bersama. Masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana, tetapi turut menjaga kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

“Kita harus sama-sama menjaga lingkungan, hutan, dan sungai. Jangan sampai kerusakan lingkungan kemudian menimbulkan bencana yang merugikan masyarakat. Mari kita berdoa agar Parigi Moutong selalu mendapat perlindungan dan dijauhkan dari berbagai musibah,” ajaknya.

Apresiasi untuk Seluruh Pihak

Pada bagian akhir sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ ke-18 Kecamatan Kasimbar.

Apresiasi diberikan kepada panitia pelaksana, Pemerintah Kecamatan Kasimbar, Pemerintah Desa Kasimbar, dewan hakim, para peserta, pendamping, serta masyarakat dan pihak lain yang memberikan dukungan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Menurut Erwin, keberhasilan pelaksanaan MTQ merupakan hasil dari kerja bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Ia berharap semangat persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong yang terlihat selama MTQ dapat terus dipertahankan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Kebersamaan seperti ini harus kita jaga. Kalau masyarakat dan pemerintah terus bergerak bersama, kita akan lebih mudah membangun Kasimbar dan Parigi Moutong menjadi daerah yang semakin maju, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *