KLIKPARIGI.ID – Suasana penuh haru dan rasa syukur menyelimuti Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong saat rombongan jemaah haji asal Kabupaten Parigi Moutong tiba kembali di daerah setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Meski waktu telah menunjukkan pukul 00.25 WITA, Kamis (25/6/2026), keluarga dan masyarakat tetap memadati lokasi untuk menyambut para tamu Allah SWT yang kembali dengan selamat ke kampung halaman.
Kedatangan jemaah haji disambut langsung oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid. Turut hadir dalam penyambutan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, jajaran Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), para tokoh agama, serta keluarga jemaah yang telah menanti sejak malam hari.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Kota Makkah dan Madinah. Ia menyampaikan selamat datang sekaligus doa agar seluruh amal ibadah yang dilaksanakan selama di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada para jemaah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan, mulai dari kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, hingga semangat kebersamaan dan persaudaraan. Menurutnya, pengalaman tersebut hendaknya menjadi bekal berharga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap para jemaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta ikut menjaga persatuan dan kerukunan di Kabupaten Parigi Moutong,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses persiapan keberangkatan, pendampingan selama di Arab Saudi, hingga proses pemulangan para jemaah ke daerah.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), jumlah jemaah haji asal Kabupaten Parigi Moutong pada musim haji tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi sebanyak 100 orang yang terdiri atas 98 jemaah dan dua orang petugas pendamping. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 orang merupakan laki-laki dan 69 orang perempuan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong, Subhan, menjelaskan bahwa satu orang jemaah atas nama Syahrudin Andi Sappo Berkisar (77), warga Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan medis di Balikpapan.
Menurut Subhan, kondisi kesehatan jemaah tersebut mengalami penurunan setelah menempuh perjalanan panjang dari Madinah menuju Indonesia sehingga harus mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Setibanya di Balikpapan, beliau langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter menyarankan agar beliau menjalani perawatan beberapa hari sampai kondisi kesehatannya benar-benar stabil,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak penyelenggara haji terus melakukan koordinasi dengan keluarga dan rumah sakit untuk memantau perkembangan kondisi jemaah tersebut.
“Alhamdulillah, kondisi beliau terus menunjukkan perkembangan yang baik. Saat ini beliau sudah bisa berkomunikasi, duduk, dan berdiri. Kita semua berharap beliau segera pulih dan dapat kembali ke Parigi Moutong dalam keadaan sehat,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati dan Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan seluruh jemaah haji agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta mampu menjadi pribadi yang membawa nilai-nilai kebaikan dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.
Prosesi penyambutan kemudian ditutup dengan doa bersama dan suasana penuh kehangatan ketika keluarga satu per satu memeluk para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci, menandai berakhirnya perjalanan ibadah yang penuh makna dan keberkahan bagi para tamu Allah SWT asal Kabupaten Parigi Moutong.















