Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi MoutongPendidikan

Disdikbud Parimo Optimalkan Pelaporan Pendidikan Berbasis Digital di Sekolah

×

Disdikbud Parimo Optimalkan Pelaporan Pendidikan Berbasis Digital di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Parigi Moutong, Farid Ali Buraera. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong terus diarahkan pada penguatan kemampuan digital tenaga pendidik. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menilai masih rendahnya capaian Rapor Pendidikan di sejumlah sekolah lebih banyak dipengaruhi persoalan pelaporan data yang belum optimal, bukan semata-mata kualitas proses belajar mengajar di kelas.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Parigi Moutong, Farid Ali Buraera, mengatakan banyak program sekolah yang sebenarnya sudah berjalan dengan baik, namun tidak tercatat dalam sistem nasional karena lemahnya penginputan data oleh satuan pendidikan.

“Banyak kegiatan sekolah yang sudah dilaksanakan, tetapi tidak masuk dalam sistem pelaporan. Akibatnya, capaian sekolah terbaca rendah di Rapor Pendidikan, padahal aktivitas pembelajaran tetap berjalan,” ujarnya di Parigi, Senin (27/4/2026).

Baca Juga:  23 Atlet dan 1 Pelatih asal Parigi Moutong Akan Wakili Sulteng pada PON XXI Aceh-Sumut

Ia mencontohkan sejumlah kegiatan seperti pesantren kilat, program literasi, maupun pembinaan karakter siswa yang rutin dilakukan sekolah, namun tidak terdokumentasi dengan baik pada platform pelaporan pendidikan nasional.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi masih terbatasnya kemampuan sebagian tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital dan memahami mekanisme penginputan data pendidikan berbasis sistem.

“Bukan berarti guru-guru kita tidak bekerja atau kualitas mengajarnya rendah. Persoalannya lebih kepada kemampuan penggunaan teknologi dan pelaporan administrasi digital yang belum maksimal,” jelas Farid.

Sebagai langkah perbaikan, Disdikbud Parigi Moutong mulai menjalankan program pendampingan berkelanjutan bagi guru dan kepala sekolah melalui penguatan literasi digital serta pelatihan pengelolaan data pendidikan.

Baca Juga:  Buka Konsultasi Publik KLHS Perubahan RTRW, Wabup Tekankan Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Program tersebut tidak hanya difokuskan pada kemampuan penginputan data, tetapi juga pengembangan media ajar berbasis digital agar proses pembelajaran lebih kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Farid menjelaskan, pihaknya telah menetapkan 11 sekolah sebagai sekolah percontohan atau pilot project dalam penguatan literasi, numerasi, dan pelaporan digital pendidikan.

Sekolah-sekolah tersebut berasal dari berbagai wilayah, termasuk daerah di luar pusat kota seperti Kecamatan Sausu hingga Taopa, yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengembangan kualitas pendidikan.

“Sekolah yang menjadi pilot project bukan hanya yang berada di perkotaan. Ada sekolah dari wilayah terpencil yang justru sangat aktif dan serius melakukan pengembangan pendidikan,” katanya.

Baca Juga:  Tahu Walik Rafah Jadi yang Terfavorit di Parigi

Ia menambahkan, keberhasilan peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas sekolah atau akses internet, tetapi juga keseriusan tenaga pendidik dan manajemen sekolah dalam melakukan pembenahan.

Dalam waktu dekat, Disdikbud Parigi Moutong juga akan melaksanakan pendampingan intensif terkait penyusunan konten media pembelajaran digital sekaligus evaluasi terhadap dampaknya pada peningkatan kemampuan siswa.

Menurut Farid, seluruh program tersebut bertujuan memastikan kemampuan dasar peserta didik, khususnya literasi dan numerasi, dapat meningkat secara merata di seluruh wilayah Parigi Moutong.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak-anak yang tertinggal dalam kemampuan membaca, berhitung, maupun memahami materi dasar. Karena itu, data pendidikan yang akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *