Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Nasional

Ossy Dermawan: ATR/BPN Siap Dukung Tata Ruang hingga Pengadaan Lahan Proyek Pantura

×

Ossy Dermawan: ATR/BPN Siap Dukung Tata Ruang hingga Pengadaan Lahan Proyek Pantura

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menyatakan kesiapan institusinya dalam mendukung percepatan pembangunan sistem perlindungan kawasan pesisir di Pantai Utara Jawa secara terpadu.

Dalam agenda Kick Off Meeting yang berlangsung di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Senin (04/05/2026), ia menjelaskan bahwa kontribusi utama ATR/BPN akan difokuskan pada aspek penataan ruang, percepatan perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta dukungan dalam proses pengadaan lahan.

Baca Juga:  Kanwil BPN Sulteng Ikuti Entry Meeting Audit Kinerja 2026, Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas

Menurutnya, sinkronisasi antara rencana tata ruang dengan rencana induk proyek menjadi hal krusial agar pembangunan tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga sesuai dengan ketentuan hukum dan tata ruang yang berlaku.

Ia juga mengungkapkan bahwa dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) saat ini sedang diperbarui dan telah memasukkan program perlindungan pesisir, termasuk rencana pembangunan tanggul laut berskala besar. Penyesuaian serupa nantinya akan dilakukan di tingkat daerah guna memastikan keselarasan kebijakan.

Baca Juga:  BPN Sulteng Perkuat Penanganan Sengketa Pertanahan Melalui Rapat Gelar Kasus

Terkait perizinan, Kementerian ATR/BPN menyatakan siap mempercepat penerbitan KKPR, khususnya jika proyek tersebut ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan tetap memperhatikan batas kewenangan antar sektor, baik di kawasan laut, hutan, maupun wilayah lainnya.

Dalam hal penyediaan lahan, pemerintah melalui ATR/BPN juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh, dengan catatan diperlukan kerja sama lintas kementerian dan lembaga agar proses integrasi data spasial dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. Ia menilai pendekatan yang dilakukan harus menyeluruh, mencakup wilayah darat hingga laut secara terintegrasi.

Baca Juga:  Peningkatan Status HGB ke Hak Milik untuk Ruko Terbuka, Ini Syaratnya

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat kementerian dan lembaga, serta perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah. Dalam kesempatan itu, jajaran pejabat teknis dari ATR/BPN juga hadir untuk memperkuat koordinasi pelaksanaan program strategis tersebut.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *