KLIKPARIGI.ID – Tradisi syukuran pasca panen kembali digelar masyarakat Desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, sebagai wujud rasa syukur atas hasil pertanian yang diperoleh selama musim panen tahun ini. Kegiatan yang berlangsung Jumat (1/5/2026) tersebut mengangkat tema “Merajut Kebersamaan Lembaga Adat dalam Kegiatan Syukur Pasca Panen untuk Meningkatkan Produksi Petani.”
Agenda tahunan itu tidak hanya menjadi perayaan hasil panen, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat dalam mendukung penguatan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, menyampaikan bahwa tradisi syukuran pasca panen merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai budaya sekaligus ungkapan syukur atas karunia sumber daya alam yang dimiliki daerah.
“Daerah kita diberkahi potensi pertanian dan perkebunan yang sangat besar. Karena itu, sudah sepatutnya kita menjaga serta mengelolanya dengan baik agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan lahan pertanian agar produktivitas pertanian tetap terjaga dalam jangka panjang.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti potensi besar komoditas durian yang menurutnya kini semakin dikenal luas hingga pasar internasional.
Ia mengungkapkan bahwa meningkatnya minat pasar luar negeri terhadap durian asal Parigi Moutong membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha di sektor perkebunan.
“Potensi durian kita sangat besar. Ini peluang yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, Bupati sengaja menghadirkan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dalam kegiatan tersebut agar masyarakat dapat memperoleh dukungan teknis secara langsung.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat petani merupakan bentuk komitmen dalam memastikan pengembangan sektor pertanian berjalan maksimal.
Ia menambahkan, Kabupaten Parigi Moutong hingga kini masih mencatat surplus produksi beras yang signifikan setiap tahunnya, menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan penting di Sulawesi Tengah.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap mendorong peningkatan produktivitas pertanian untuk menjawab tantangan kebutuhan pangan dan permintaan pasar yang terus berkembang.
Melalui momentum syukuran pasca panen tersebut, pemerintah berharap semangat kebersamaan masyarakat, lembaga adat, dan pemerintah dapat terus terjaga dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Parigi Moutong.















