KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur dengan memfokuskan perhatian pada pembukaan akses jalan di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Upaya tersebut dijalankan melalui program “Lancar Bersama” yang diarahkan untuk meningkatkan konektivitas antar desa serta membuka keterisolasian sejumlah kawasan yang selama ini sulit dijangkau.
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, mengatakan peningkatan akses transportasi menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian.
“Pembukaan akses jalan menjadi kebutuhan mendasar untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan antar wilayah,” ujar Irwan, Rabu (25/02/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna memperoleh dukungan alat berat yang akan digunakan dalam proses pembukaan dan peningkatan infrastruktur jalan.
“Kami telah mengusulkan bantuan alat berat dari pemerintah provinsi maupun pusat untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan,” katanya.
Menurut Irwan, pengelolaan alat berat nantinya akan dilakukan melalui mekanisme swakelola agar pemanfaatannya lebih fleksibel dan dapat segera disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Selain digunakan untuk pembangunan jalan, alat berat tersebut juga akan disiapkan sebagai dukungan penanganan keadaan darurat saat terjadi bencana yang menyebabkan akses jalan terputus.
“Jika terjadi longsor atau banjir yang menghambat akses masyarakat, alat berat bisa langsung dimanfaatkan untuk penanganan cepat,” jelasnya.
Ia menambahkan, tersedianya akses jalan yang memadai akan berdampak luas terhadap peningkatan layanan dasar pemerintah, termasuk akses masyarakat ke sektor pendidikan, kesehatan, dan distribusi kebutuhan pokok.
“Ketika konektivitas antar wilayah terbuka, maka pertumbuhan ekonomi akan ikut bergerak dan pelayanan publik menjadi lebih merata,” tegas Irwan.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap kesenjangan pembangunan antara wilayah pesisir, dataran, dan pegunungan di Parigi Moutong dapat terus diperkecil secara bertahap.
“Dengan dukungan lintas pemerintah dan perencanaan yang matang, kami optimistis pembukaan akses jalan ini dapat berjalan berkelanjutan demi pemerataan pembangunan daerah,” pungkasnya.















