KLIKPARIGI.ID – Kanwil BPN Sulawesi Tengah mengikuti rapat virtual yang membahas penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (14/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendorong peningkatan mutu layanan pertanahan dan tata ruang kepada masyarakat.
Pembahasan utama dalam forum tersebut menyoroti rencana perubahan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) menjadi lembaga pendidikan vokasi berbasis kedinasan dengan sistem ikatan dinas. Gagasan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI.
Dalam arahannya, Sekjen menekankan bahwa transformasi ini bertujuan mencetak aparatur yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang kuat, tetapi juga berintegritas dan siap terjun langsung ke dunia kerja. Menurutnya, kebutuhan tenaga profesional di sektor pertanahan dan tata ruang terus meningkat, sehingga diperlukan langkah konkret untuk menyiapkan SDM yang unggul.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat ketimpangan antara jumlah kebutuhan dan ketersediaan tenaga fungsional, khususnya pada posisi seperti penata pertanahan, penata kadastral, dan penata ruang. Oleh karena itu, penguatan program pendidikan vokasi melalui jalur sarjana terapan diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut secara lebih tepat sasaran.
Menanggapi hal tersebut, Kanwil BPN Sulawesi Tengah menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan SDM yang profesional dan berintegritas, pelayanan pertanahan diharapkan semakin optimal, transparan, dan akuntabel.
Partisipasi aktif Kanwil BPN Sulteng dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung program strategis ATR/BPN. Ke depan, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mewujudkan sistem pertanahan yang modern dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.”















