KLIKPARIGI.ID – Pembentukan Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Parigi Moutong telah memasuki tahap akhir. Saat ini, Surat Keputusan (SK) pembentukan tim tersebut telah diajukan dan tinggal menunggu persetujuan Bupati Parigi Moutong.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim, yang menyebutkan bahwa kebijakan SPAB telah ditindaklanjuti bersama para pemangku kepentingan terkait.
“SK Tim SPAB sudah masuk ke Pak Bupati dan saat ini tinggal menunggu persetujuan,” ujar Ibrahim, Kamis (22/01/2026).
Program SPAB merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan seluruh komponen di satuan pendidikan, sebagaimana diamanatkan undang-undang serta Surat Keputusan Tiga Menteri tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana.
Setelah SK tersebut disahkan, program SPAB akan segera diimplementasikan di seluruh satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Parigi Moutong.
Tim SPAB akan melibatkan lintas sektor, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam pelaksanaan tugasnya, tim akan menyusun petunjuk teknis serta melaksanakan pelatihan kebencanaan di sekolah-sekolah. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana, termasuk kemampuan melakukan evakuasi secara mandiri.
Selain itu, implementasi SPAB juga mencakup pemasangan rambu-rambu dan penetapan jalur evakuasi sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana di lingkungan sekolah.
Ibrahim menegaskan bahwa Disdikbud Parigi Moutong akan terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar program SPAB dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan seluruh warga sekolah di Parigi Moutong,” tutupnya.
















