KLIKPARIGI.ID – Kondisi fasilitas dasar di kawasan perkotaan Parigi menjadi salah satu hal yang banyak disampaikan warga Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, saat bertemu dengan Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Yushar, dalam agenda reses, Jumat, (7/8/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari. Perbaikan jalan lingkungan dan pembenahan sistem drainase menjadi dua persoalan infrastruktur yang paling mendapat perhatian dalam dialog bersama legislator.
Warga berharap pembangunan infrastruktur di kawasan perkotaan tidak hanya berfokus pada ruas jalan utama, tetapi juga menjangkau jalan-jalan lingkungan yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial.
Persoalan drainase turut menjadi perhatian karena keberadaan saluran yang memadai dinilai penting dalam mendukung penataan kawasan permukiman. Masyarakat menginginkan adanya peningkatan kualitas maupun kapasitas drainase sehingga fungsi pengaliran air di wilayah perkotaan dapat berjalan lebih baik.
Yushar mengatakan kegiatan reses merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk mengetahui secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat sekaligus menghimpun usulan yang nantinya dapat menjadi bahan pembahasan dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat dibahas dalam proses perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah,” ujar Yushar.
Tidak hanya persoalan fisik, masyarakat Kampal juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang berkaitan dengan penguatan ekonomi. Bantuan dan dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), petani serta nelayan turut diusulkan dalam pertemuan tersebut.
Menurut warga, dukungan terhadap sektor ekonomi produktif diperlukan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Program yang tepat sasaran juga diharapkan dapat membuka ruang usaha baru, terutama bagi masyarakat usia produktif.
Aspirasi lain yang muncul berkaitan dengan sektor pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan. Warga berharap peningkatan kualitas kedua sektor tersebut terus menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Di bidang pendidikan, masyarakat menginginkan dukungan program yang mampu meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran. Sementara pada sektor kesehatan, peningkatan pelayanan dinilai penting agar masyarakat memperoleh layanan yang mudah dijangkau dan sesuai kebutuhan.
Penguatan ekonomi generasi muda juga menjadi bagian dari pembahasan. Warga berharap pemerintah dapat memperluas program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan dan peluang usaha yang berkelanjutan.
Bagi masyarakat, forum reses menjadi ruang penting untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat. Karena itu, mereka berharap berbagai masukan yang telah disampaikan dapat diteruskan dalam pembahasan kebijakan dan tidak berhenti pada dokumentasi kegiatan.
Yushar menyampaikan seluruh usulan yang diterimanya akan dicatat dan diinventarisasi untuk selanjutnya diperjuangkan sesuai tingkat kebutuhan masyarakat. Namun, setiap aspirasi tetap harus disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.
“Reses bukan sekadar mendengar, tetapi menjadi dasar perjuangan kami di DPRD. Sehingga, apa pun aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini, Insyaallah saya akan perjuangkan,” katanya.
Ia menegaskan, aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Masukan yang berasal langsung dari warga dapat menjadi bahan bagi DPRD untuk melihat kebutuhan di lapangan sekaligus mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap persoalan yang dinilai mendesak.
Kegiatan reses Sekretaris Komisi I DPRD Parimo tersebut berlangsung dalam suasana tertib dan interaktif. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta perwakilan berbagai unsur masyarakat hadir dan ikut menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan pembangunan di wilayah Kelurahan Kampal.
Melalui pertemuan tersebut, masyarakat berharap hasil reses dapat menjadi pintu masuk bagi penyelesaian berbagai persoalan yang mereka hadapi. Terutama terkait infrastruktur lingkungan, pelayanan dasar dan penguatan ekonomi, sehingga program pembangunan yang dilaksanakan ke depan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.












