KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali memperkuat langkah pengendalian ekonomi daerah melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipadukan dengan pembahasan percepatan Program Tiga Juta Rumah. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong dan diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Senin (12/1/2026).
Rakor dipimpin secara virtual oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, yang menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sepanjang tahun.
Dalam arahannya, Tomsi menilai pengendalian inflasi harus dilakukan secara konsisten melalui koordinasi lintas sektor, terutama menghadapi fluktuasi harga pangan menjelang bulan Ramadan.
“Pemerintah daerah harus aktif memantau perkembangan harga di pasar, memastikan distribusi berjalan lancar, dan menjaga ketersediaan stok bahan pokok agar masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.
Ia menambahkan, stabilitas harga beras menjadi salah satu prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga harga beras tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah, Bulog, aparat keamanan, dan kementerian terkait.
“Pengendalian harga tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi antara seluruh pihak agar gejolak harga bisa ditekan,” kata Tomsi.
Selain isu inflasi, rapat tersebut juga membahas evaluasi dukungan daerah terhadap Program Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program strategis pemerintah pusat. Pemerintah daerah diminta mempercepat dukungan regulasi, penyiapan lahan, serta sinkronisasi program agar pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat berjalan optimal.
Tomsi menegaskan bahwa peran daerah sangat penting dalam menyukseskan program tersebut, mengingat kebutuhan hunian yang layak masih cukup tinggi di berbagai wilayah.
“Penyediaan rumah yang aman dan terjangkau harus menjadi perhatian bersama, karena itu berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi inflasi nasional hingga awal 2026 masih relatif terkendali meskipun terdapat kenaikan harga di sejumlah daerah akibat faktor cuaca dan pascabencana.
“Walaupun ada beberapa daerah yang mengalami kenaikan harga, secara nasional kita masih berada dalam batas yang aman dan terkendali,” ungkap Tomsi.
Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong diharapkan mampu memperkuat langkah antisipasi inflasi sekaligus mempercepat dukungan terhadap program perumahan, sehingga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga.















