Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Gugus Tugas KLA Parigi Moutong Diperkuat untuk Lindungi Hak Anak

×

Gugus Tugas KLA Parigi Moutong Diperkuat untuk Lindungi Hak Anak

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Gugus Tugas dan Operator Kabupaten Layak Anak (KLA). FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak melalui kegiatan peningkatan kapasitas Gugus Tugas dan Operator Kabupaten Layak Anak (KLA) yang digelar di Hotel Anutapura, Jalur II Kampal, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yusnaeni, menegaskan bahwa predikat Kabupaten Layak Anak bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjamin hak anak terpenuhi secara menyeluruh.

“Kabupaten Layak Anak bukan sekadar predikat, melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap anak di Parigi Moutong tumbuh optimal, terlindungi dari kekerasan, serta mendapatkan haknya secara menyeluruh,” tegas Yusnaeni saat membacakan sambutan Bupati.

Baca Juga:  Bupati Erwin Burase: Ogoh-Ogoh Bukan Sekadar Tradisi, Ini Makna Kehidupan

Menurutnya, anak merupakan aset penting dan potensi besar dalam pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, seluruh elemen pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan harus terlibat aktif dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Yusnaeni menjelaskan, Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui perlindungan, pendidikan, kesehatan, serta pembinaan karakter.

Selain itu, koordinasi antarinstansi juga perlu terus diperkuat agar seluruh program pembangunan daerah dapat selaras dengan kebutuhan dan kepentingan anak.

Baca Juga:  Serah Terima TPS3R, Parigi Moutong Targetkan Pengurangan Sampah ke TPA

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Parigi Moutong masih berada pada kategori Pratama dalam penilaian Kabupaten Layak Anak.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi menargetkan Parigi Moutong bersama Kabupaten Poso dapat meningkatkan capaian tersebut hingga mencapai level Madya.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan penuh. Di Sulawesi Tengah belum ada kabupaten yang mencapai level Madya. Harapan besar kami ada pada Parigi Moutong dan Poso,” ujar Yudiawati.

Ia menjelaskan, terdapat 24 indikator yang harus dipenuhi dalam penilaian Kabupaten Layak Anak, mulai dari pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, pendidikan, kesehatan, lingkungan keluarga, hingga perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum maupun korban kekerasan.

Baca Juga:  Wamen Investasi Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Parigi Moutong

Karena itu, kegiatan peningkatan kapasitas ini dinilai sangat penting agar para operator dan gugus tugas di tingkat kabupaten memahami teknis pengisian indikator serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memenuhi standar penilaian.

Dengan adanya sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, Parigi Moutong optimistis dapat meningkatkan status Kabupaten Layak Anak sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi generasi muda.

“Mari kita jadikan setiap kebijakan daerah sebagai pelindung bagi masa depan anak-anak kita,” tutup Yusnaeni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *