Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Bappelitbangda Dorong Penyaluran Bansos 2027 Lebih Transparan dan Terukur

×

Bappelitbangda Dorong Penyaluran Bansos 2027 Lebih Transparan dan Terukur

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID –  Arah kebijakan bantuan sosial di Kabupaten Parigi Moutong untuk tahun 2027 mulai diformulasikan dengan pendekatan yang lebih terukur dan berbasis data terpadu. Fokus utama diarahkan pada peningkatan ketepatan sasaran penerima manfaat serta penyesuaian dengan agenda prioritas pembangunan daerah dan provinsi.

Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan, menjelaskan bahwa proses perencanaan saat ini telah memasuki tahap penyaringan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat rentan. Sejumlah intervensi yang diusulkan mencakup bantuan untuk penyandang disabilitas serta dukungan pemenuhan kebutuhan pokok bagi keluarga kurang mampu.

Baca Juga:  Sinergi DPRD dan Pemkab Parigi Moutong Diperkuat Lewat E-Pokok Pikiran 2026

“Seluruh usulan program bansos tahun 2027 diarahkan agar selaras dengan kebijakan pembangunan kesejahteraan sosial, baik di tingkat daerah maupun provinsi,” ujar Irdan, Selasa (14/04/2026).

Ia menambahkan, penyusunan program tidak lagi dilakukan secara umum, melainkan mengacu pada klaster prioritas pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan perlindungan sosial.

Dalam upaya memperkuat akurasi penyaluran, pemerintah daerah kini mengandalkan sistem data terintegrasi sebagai dasar utama penentuan penerima bantuan. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi potensi kesalahan sasaran dalam implementasi program.

Baca Juga:  Halal Bihalal di Tinombo, Bupati Dorong Pengembangan Durian dan Aktifkan Siskamling

“Seluruh proses kini berbasis data yang sudah diverifikasi. Jadi setiap penerima benar-benar memiliki dasar yang jelas dan terukur,” jelasnya.

Untuk program penanganan kemiskinan, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tetap menjadi rujukan utama yang digunakan dalam proses validasi calon penerima bantuan di lapangan.

Selain fokus pada bantuan sosial, perencanaan tahun 2027 juga mulai mengarah pada penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai strategi jangka panjang dalam meningkatkan kemandirian warga.

Dengan pola perencanaan berbasis data dan integrasi program tersebut, penyaluran bantuan diharapkan semakin transparan, efektif, serta mampu memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat Parigi Moutong.

Baca Juga:  Rakor Bersama Kemendagri Bahas Inflasi dan Percepatan Program Tiga Juta Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *