Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Parigi MoutongPotret

Irman Dilantik sebagai Kepala Desa Antarwaktu Pangi, Erwin Burase Tekankan Keberlanjutan Pembangunan

×

Irman Dilantik sebagai Kepala Desa Antarwaktu Pangi, Erwin Burase Tekankan Keberlanjutan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Pengambilan sumpah dan pelantikan Kepala Desa Antarwaktu Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat menjadi pekerjaan utama yang harus segera dilaksanakan Irman setelah dipercaya memimpin Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara. Ia resmi dilantik sebagai Kepala Desa Antarwaktu untuk melanjutkan sisa masa jabatan 2021–2029 dalam prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan di Aula Kantor Camat Parigi Utara, Kamis (22/10/2026).

Pengangkatan Irman dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 400.10.1/999/DPRD tentang pengangkatan Kepala Desa Antarwaktu Desa Pangi. Dengan pelantikan tersebut, ia mengemban tanggung jawab untuk meneruskan penyelenggaraan pemerintahan desa, menjaga kesinambungan program pembangunan, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap mendapatkan perhatian.

Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang disampaikan pada kegiatan tersebut, kepala desa yang baru diminta menjadikan amanah jabatan sebagai tanggung jawab untuk bekerja bagi seluruh warga, bukan hanya kelompok pendukung tertentu. Bupati juga menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan pelantikan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Abdin, S.E., Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Krisdayadi Ponco Nugroho, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Wahyudin A. Takuloe, S.Sos., M.AP., Camat Parigi Utara, Kapolsek Parigi Utara, para kepala desa se-Kecamatan Parigi Utara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Erwin Burase menyampaikan ucapan selamat kepada Irman sekaligus mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian pejabat di tingkat desa. Menurutnya, jabatan tersebut membawa tanggung jawab besar karena kepala desa berhadapan langsung dengan berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Baca Juga:  Pemda Parigi Moutong Jalin Kerja Sama Dengan STPN Jogja

“Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjalankan amanah masyarakat, menyelenggarakan pemerintahan desa, serta melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Erwin.

Ia meminta kepala desa yang baru mampu menjalankan pemerintahan secara terbuka, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan bersama. Dalam menjalankan tugasnya, Irman diharapkan tidak membedakan warga berdasarkan latar belakang, pandangan, maupun pilihan mereka dalam proses pemilihan kepala desa.

“Jadilah pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan. Perbedaan yang ada hendaknya menjadi kekuatan, bukan pemisah,” tegasnya.

Erwin juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintahan desa tidak dapat dicapai oleh kepala desa seorang diri. Dukungan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, kelompok pemuda, perempuan, dan unsur masyarakat lainnya diperlukan agar program yang dijalankan sesuai kebutuhan warga.

Kerja sama tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana yang kondusif, memperkuat partisipasi masyarakat, dan memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Kepala desa juga diharapkan membuka ruang musyawarah sehingga aspirasi masyarakat dapat dihimpun dan dijadikan pertimbangan dalam menentukan prioritas program.

Mengingat masa jabatan yang harus dilanjutkan tinggal sekitar dua tahun, Erwin meminta Irman memanfaatkan waktu yang tersedia secara efektif. Ia menekankan pentingnya meneruskan berbagai upaya pembangunan yang telah dirintis almarhum Warham Ramli, mantan Kepala Desa Pangi.

Baca Juga:  ‘Permandian Beji Lebah’ Wisata Air di Balinggi

“Lanjutkan niat baik beliau, agar masyarakat Pangi terus merasakan hasil pembangunan dan kesejahteraan yang lebih baik,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan agar pergantian kepemimpinan tidak menyebabkan terhentinya program yang masih dibutuhkan masyarakat. Irman diharapkan dapat memetakan pekerjaan yang belum selesai, menentukan prioritas sesuai kebutuhan desa, dan melanjutkan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Dalam menghadapi keterbatasan anggaran, Bupati turut mendorong pemerintah desa untuk mengoptimalkan potensi yang tersedia. Menurutnya, kemampuan keuangan yang terbatas perlu disikapi dengan perencanaan yang cermat, pemanfaatan sumber daya lokal, serta semangat kerja yang konsisten.

“Manfaatkan apa yang ada—sumber daya alam dan sumber daya manusia di sekitar kita. Jangan mengeluh, bekerja keraslah dengan niat yang tulus. Insya Allah jalan akan terbuka dan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” pesannya.

Selain persoalan pembangunan, Erwin menyoroti keberadaan kantor Koperasi Desa Pangi yang telah berdiri. Ia berharap fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan secara maksimal sehingga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi desa.

Bupati juga mengingatkan agar program kerja pemerintah desa diselaraskan dengan prioritas pembangunan pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat. Keselarasan perencanaan dinilai penting agar kegiatan yang dilaksanakan tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Untuk mendukung hal tersebut, komunikasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten perlu terus diperkuat. Koordinasi yang baik diharapkan membantu pemerintah desa memperoleh dukungan sesuai kewenangan, menyelesaikan kendala pelaksanaan program, dan memastikan penggunaan sumber daya dilakukan secara tepat sasaran.

Baca Juga:  Sekda Parigi Moutong Hadiri Debat Terbuka Paslon Bupati Usai Putusan MK

Kepada warga yang sebelumnya ikut berkompetisi dalam pemilihan kepala desa tetapi belum memperoleh kepercayaan masyarakat, Erwin meminta agar mereka tetap dilibatkan dalam upaya membangun Desa Pangi. Perbedaan pilihan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk memutus hubungan sosial maupun menghambat kerja bersama.

“Membangun desa adalah tugas kita semua, bukan hanya satu pihak,” katanya.

Menjelang akhir sambutannya, Bupati turut mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi lingkungan yang perlu diwaspadai. Asap kebakaran hutan dan lahan yang disebut telah mencapai wilayah setempat menjadi alasan bagi warga untuk menggunakan masker, khususnya ketika kualitas udara terganggu.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir serta ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Upaya pencegahan tersebut memerlukan kepedulian bersama agar risiko terhadap kesehatan, keselamatan, dan lingkungan dapat ditekan.

Pelantikan Irman sebagai Kepala Desa Antarwaktu Desa Pangi diharapkan menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik di tingkat desa. Dengan dukungan perangkat desa, lembaga desa, dan partisipasi masyarakat, pembangunan di Desa Pangi diharapkan tetap berjalan sesuai kebutuhan warga dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *