KLIKPARIGI.ID – Ketertiban administrasi, keamanan dokumen pertanahan, dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi sejumlah aspek yang ditinjau Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tengah saat melakukan evaluasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Buol, Minggu (18/10/2026). Kegiatan tersebut diarahkan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dibenahi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Indera Imanuddin, memimpin langsung kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan tersebut bersama Kepala Bagian Tata Usaha serta para kepala bidang di lingkungan Kanwil BPN Sulteng. Rombongan diterima Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buol, Mardianto, bersama jajaran pegawai.
Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi jajaran kantor wilayah untuk melihat secara langsung kondisi pelaksanaan pekerjaan di tingkat kabupaten. Selain menilai perkembangan program dan capaian kinerja, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antara kantor wilayah dan kantor pertanahan agar pelaksanaan pelayanan semakin terarah.
Peninjauan diawali dengan mengunjungi sejumlah ruangan di Kantor Pertanahan Kabupaten Buol. Area yang diperiksa meliputi ruang pelayanan, ruang kerja pegawai, serta tempat penyimpanan warkah dan buku tanah. Dari kegiatan tersebut, jajaran Kanwil BPN Sulteng dapat melihat kondisi sarana dan prasarana, penataan ruang kerja, serta pengelolaan administrasi yang menunjang aktivitas pelayanan pertanahan.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian ialah pengelolaan arsip pertanahan. Warkah dan buku tanah merupakan dokumen penting yang berkaitan dengan data serta riwayat administrasi hak atas tanah. Karena itu, penyimpanan yang tertib, pemeliharaan yang memadai, dan pengamanan dokumen perlu dilakukan secara konsisten untuk menjaga keutuhan arsip dan memudahkan pencarian informasi saat diperlukan.
Pengelolaan dokumen yang baik juga berperan dalam mendukung ketepatan data pertanahan. Ketika arsip tersusun dengan sistematis, proses penelusuran informasi dapat dilakukan secara lebih terarah, sehingga membantu pelaksanaan pekerjaan administrasi sekaligus mendukung kepastian hukum hak atas tanah.
Usai peninjauan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buol, Mardianto, menyampaikan paparan mengenai pelaksanaan program dan perkembangan kinerja di wilayah kerjanya. Pemaparan tersebut mencakup berbagai kegiatan yang sedang berjalan, capaian yang telah diperoleh, serta hambatan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan tugas.
Informasi tersebut menjadi bahan pembahasan bersama untuk melihat bagian pekerjaan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Dengan mengidentifikasi kendala secara langsung, langkah perbaikan dan strategi percepatan program diharapkan dapat disusun berdasarkan kebutuhan serta kondisi nyata di lapangan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dan pembinaan dari jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam sesi ini, penguatan kedisiplinan, koordinasi antarunit, dan kepatuhan terhadap ketentuan kerja menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi.
Evaluasi juga menjadi sarana untuk memastikan pelaksanaan program tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan. Setiap kendala yang ditemukan perlu ditindaklanjuti secara terukur, disertai koordinasi yang baik agar penyelesaian pekerjaan tidak terhambat dan mutu pelayanan tetap terjaga.
Indera Imanuddin menekankan bahwa kualitas pelayanan pertanahan sangat bergantung pada profesionalisme dan tanggung jawab seluruh pegawai. Setiap tahapan pekerjaan, mulai dari ketelitian administrasi, pemutakhiran dan pengelolaan data, penataan dokumen, hingga penyampaian informasi kepada masyarakat, harus dilaksanakan secara cermat.
Budaya kerja yang profesional juga perlu disertai sikap responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang baik tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dengan kejelasan informasi, ketertiban prosedur, serta akuntabilitas dalam setiap proses yang dijalankan.
Melalui monitoring, evaluasi, dan pembinaan tersebut, Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah mendorong Kantor Pertanahan Kabupaten Buol untuk terus membenahi tata kelola organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar bagi unit kerja dalam menentukan prioritas perbaikan serta memperkuat pencapaian target kinerja.
Sinergi antara kantor wilayah dan kantor pertanahan kabupaten menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan tugas di daerah. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, pengelolaan arsip yang semakin tertib, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelayanan pertanahan di Kabupaten Buol diharapkan semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
Upaya tersebut pada akhirnya ditujukan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui pelayanan administrasi pertanahan yang berkualitas dan dukungan terhadap kepastian hukum hak atas tanah.












