KLIKPARIGI.ID – Penguatan komunikasi antara jajaran Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Tengah dengan seluruh Kantor Pertanahan di daerah terus dilakukan untuk memastikan berbagai program pertanahan berjalan sesuai sasaran. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui forum rutin “Kanwil Menyapa” yang kembali digelar secara daring, Selasa (29/9/2026).
Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang penyampaian informasi dari Kanwil kepada Kantor Pertanahan, tetapi juga dimanfaatkan untuk melihat perkembangan pekerjaan di masing-masing satuan kerja. Berbagai persoalan yang muncul di lapangan dibahas bersama agar dapat segera mendapatkan perhatian dan tindak lanjut sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
Pertemuan dipimpin Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Indera Imanuddin, dari Ruang Rapat Atas Kanwil BPN Sulteng. Ia didampingi pejabat administrator, pejabat fungsional madya serta sejumlah jajaran terkait. Sementara para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota mengikuti agenda melalui jaringan daring dari kantor masing-masing.
Beberapa hal menjadi perhatian dalam evaluasi kali ini, mulai dari penguatan fungsi kehumasan, pemanfaatan media sosial, pengelolaan KW 456, perkembangan tindak lanjut sembilan program kerja sama dengan KPK, hingga capaian penyerapan anggaran.
Pada sektor komunikasi publik, jajaran pertanahan didorong semakin aktif memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Media sosial dipandang dapat menjadi sarana untuk memberikan informasi mengenai layanan, program dan kegiatan pertanahan secara lebih cepat, mudah dipahami serta dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
Selain komunikasi publik, pengelolaan KW 456 turut menjadi bagian yang diperhatikan dalam evaluasi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan aspek administrasi maupun data pertanahan dapat dikelola secara tertib sehingga mendukung pelaksanaan pekerjaan di masing-masing satuan kerja.
Perkembangan sembilan program kerja sama dengan KPK juga kembali dipantau. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tindak lanjut program telah berjalan sekaligus melihat bagian-bagian yang masih membutuhkan percepatan. Di sisi lain, capaian realisasi anggaran turut diperiksa agar pelaksanaan kegiatan tetap berjalan efektif dan sesuai dengan perencanaan.
Arahan teknis kemudian disampaikan para Kepala Bidang di lingkungan Kanwil BPN Sulteng sesuai bidang masing-masing. Materi yang dibahas mencakup survei dan pemetaan, penetapan hak dan pendaftaran tanah, penataan dan pemberdayaan, serta pengendalian dan penanganan sengketa maupun perkara pertanahan.
Melalui arahan tersebut, setiap Kantor Pertanahan diharapkan memiliki pemahaman yang sejalan dalam menerapkan kebijakan dan menjalankan program. Keselarasan pelaksanaan di tingkat Kantor Pertanahan dinilai penting agar target yang telah ditetapkan Kanwil dapat diterjemahkan secara efektif di masing-masing wilayah.
Dalam sesi laporan, para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota menyampaikan perkembangan pekerjaan di wilayah masing-masing. Laporan mencakup capaian program, tindak lanjut pekerjaan, kondisi realisasi anggaran serta langkah yang dilakukan untuk memperkuat kualitas pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.
Berbagai persoalan yang ditemui dalam pelaksanaan tugas juga menjadi bahan pembahasan bersama. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada masing-masing satuan kerja untuk menyampaikan kendala secara langsung sehingga dapat dicari alternatif penyelesaian dengan melibatkan unsur yang memiliki kewenangan terhadap persoalan tersebut.
Indera Imanuddin menegaskan bahwa kesinambungan komunikasi menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan tugas pertanahan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
“Pertemuan ini menjadi bagian penting untuk menjaga komunikasi dan koordinasi seluruh jajaran. Melalui forum ini, kita bersama-sama mengidentifikasi kendala dan tantangan, mencari solusi yang konkret, serta menjaga komitmen dan tujuan bersama,” ujar Indera.
Menurutnya, koordinasi yang terjaga akan membantu jajaran pertanahan dalam merespons berbagai persoalan secara lebih cepat sekaligus memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.
“Dengan koordinasi yang kuat, kita dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan memberikan pelayanan pertanahan yang optimal bagi masyarakat di Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan “Kanwil Menyapa”, Kanwil BPN Sulteng terus mendorong terbentuknya pola koordinasi yang terbuka antara Kanwil dan Kantor Pertanahan. Evaluasi berkala tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan internal, mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan dan menjaga kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.














