Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Parigi Moutong

Efisiensi dan Akuntabilitas Jadi Prioritas Penyusunan Anggaran Parigi Moutong 2027

×

Efisiensi dan Akuntabilitas Jadi Prioritas Penyusunan Anggaran Parigi Moutong 2027

Sebarkan artikel ini
– Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Penyusunan arah kebijakan anggaran Kabupaten Parigi Moutong untuk Tahun Anggaran 2027 memasuki tahapan penting. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyampaikan tanggapan resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, Rabu (15/7/2026). Forum tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Sidang paripurna dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, para kepala organisasi perangkat daerah, staf ahli, asisten, serta insan pers yang mengikuti jalannya pembahasan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan berbagai masukan sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen perencanaan anggaran daerah.

Baca Juga:  Disnakertrans Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Job Fair dan Layanan Publik

“Kami memandang seluruh saran, kritik, dan pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD sebagai bentuk kemitraan yang konstruktif. Masukan tersebut menjadi landasan penting dalam menyusun kebijakan anggaran yang semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memperkuat kapasitas fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dilakukan dengan meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi, memaksimalkan pemanfaatan aset daerah, memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta mendorong sektor-sektor ekonomi yang memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan baru.

Selain meningkatkan penerimaan daerah, pemerintah juga menyiapkan strategi pengendalian belanja agar penggunaan anggaran lebih efisien. Program yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menjadi prioritas, sementara kegiatan yang kurang produktif akan terus dievaluasi.

“Setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, efektivitas dan efisiensi belanja menjadi prinsip utama dalam penyusunan anggaran tahun 2027,” tegasnya.

Baca Juga:  Silaturahmi Lebaran, Pemkab Parimo Pererat Hubungan dengan Pemerintah Provinsi

Pada sektor pembangunan, pemerintah tetap memprioritaskan peningkatan infrastruktur dasar, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, jaringan irigasi, penyediaan air bersih, hingga penguatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Di bidang ekonomi, perhatian pemerintah diarahkan pada penguatan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), investasi, serta pengembangan sektor pariwisata. Berbagai program pendukung disiapkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.

Sementara itu, sektor pertanian tetap menjadi salah satu fokus pembangunan melalui penyaluran pupuk bersubsidi yang lebih tepat sasaran, pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi jaringan irigasi, dan peningkatan pendampingan teknologi kepada petani.

Pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, percepatan penurunan angka stunting, pengurangan anak tidak sekolah, serta perluasan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Zulfinasran Tegaskan Komitmen OPD Jalankan 100 Hari Program Kerja Parimo

Selain itu, sejumlah program strategis lainnya turut dipersiapkan, seperti penanganan sedimentasi sungai untuk mengurangi risiko banjir, pembangunan sistem penyediaan air minum, pengembangan irigasi air tanah, hingga pembangunan berbagai fasilitas publik yang mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Menutup penyampaiannya, Bupati berharap pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif sehingga menghasilkan APBD yang transparan, akuntabel, dan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kami optimistis, melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, APBD Tahun 2027 akan menjadi instrumen pembangunan yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan Parigi Moutong yang semakin maju dan berdaya saing.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *