Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi MoutongPotret

Surplus Beras Jadi Daya Tarik, Parigi Moutong Bidik Kerja Sama dengan Food Station

×

Surplus Beras Jadi Daya Tarik, Parigi Moutong Bidik Kerja Sama dengan Food Station

Sebarkan artikel ini
Pertemuan antara Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama Wakil Bupati Abdul Sahid dengan pihak PT. Food Station Tjipinang Jaya di ruang kerja bupati. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmennya dalam mendorong sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Hal ini tercermin dari pertemuan antara Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama Wakil Bupati Abdul Sahid dengan pihak PT. Food Station Tjipinang Jaya di ruang kerja bupati, Senin (30/03/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis dalam pengembangan sektor pangan serta peningkatan investasi pada komoditas unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, memaparkan potensi wilayah yang dimiliki daerah tersebut. Ia menjelaskan bahwa dengan luas wilayah lebih dari 6.200 kilometer persegi, garis pantai ratusan kilometer, serta jumlah penduduk yang cukup besar, Parigi Moutong memiliki kapasitas produksi pertanian yang sangat menjanjikan.

Baca Juga:  Pemda Parimo Serahkan LKPD Unaudited 2023 ke BPK Sulteng

“Parigi Moutong memiliki produksi padi yang melimpah, bahkan mampu menciptakan surplus beras yang cukup besar. Kondisi ini membuka peluang bagi daerah untuk menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi wilayah lain,” ungkapnya.

Ia juga merinci sejumlah wilayah yang menjadi sentra produksi utama, seperti Kecamatan Balinggi, Torue, Parigi Selatan, dan Mepanga, yang selama ini menjadi kontributor terbesar dalam produksi beras daerah.

Sementara itu, Bupati Erwin Burase menambahkan bahwa selain sektor padi, pemerintah daerah juga tengah fokus mengembangkan komoditas durian sebagai produk unggulan baru.

Baca Juga:  Muskab APSI Parigi Moutong: Meningkatkan Peran Pengawas

“Kami tidak hanya berfokus pada satu komoditas. Durian juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lebih luas, termasuk melalui kemitraan dengan investor,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi pihak yang ingin berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian dan komoditas unggulan di Parigi Moutong.

Di sisi lain, perwakilan PT. Food Station Tjipinang Jaya, melalui Kepala Divisi Komersial Dahri V. Jauhari, menyampaikan ketertarikan terhadap potensi yang dimiliki daerah tersebut, khususnya pada komoditas beras.

“Kami melihat peluang yang sangat besar, terutama untuk pengembangan beras medium sebagai tahap awal. Selanjutnya, kami akan melakukan kajian lebih lanjut terkait produksi dan distribusi agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga:  Parigi Moutong Berupaya Meningkatkan Capaian UHC Prioritas

Ia juga membuka kemungkinan pengembangan beras premium dengan standar kualitas yang lebih tinggi, bahkan berorientasi pada pasar internasional.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama konkret yang mampu meningkatkan nilai tambah sektor pertanian, sekaligus memperkuat posisi Parigi Moutong sebagai salah satu daerah penghasil pangan unggulan di Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas pasar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *