KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan puncak ajang pemilihan Duta Promosi Investasi tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, (10/04/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Parigi Moutong, Moko Ariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama digelar di tingkat provinsi.
“Ajang Duta Promosi Investasi ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Sulawesi Tengah dan Parigi Moutong mendapat kehormatan sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah, DPMPTSP Kabupaten Parigi Moutong, serta Yayasan Randa Kabilasa Ntodea.
Selain menjadi ajang pemilihan duta, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Rapat Koordinasi DPMPTSP se-Sulawesi Tengah yang diikuti seluruh perwakilan kabupaten dan kota.
“Rapat koordinasi ini dilaksanakan secara bergilir setiap tahun, dan tahun ini giliran Parigi Moutong menjadi tuan rumah,” jelas Moko.
Menurutnya, momentum ini menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada peserta dan tamu yang hadir, mulai dari sektor pariwisata, budaya, hingga kekayaan sumber daya alam.
Peserta dalam ajang tersebut berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Dari tahapan seleksi awal, puluhan peserta berhasil melaju ke babak final, meski sebagian harus mengundurkan diri karena bertepatan dengan agenda pendidikan.
“Finalis yang tampil tetap mewakili seluruh daerah dengan jumlah yang cukup kompetitif untuk memperebutkan gelar Duta Promosi Investasi,” ungkapnya.
Kabupaten Parigi Moutong sendiri mengirimkan sejumlah perwakilan terbaik yang telah dibekali kemampuan untuk mempromosikan potensi daerah, termasuk komoditas unggulan serta destinasi wisata.
Moko juga menekankan pentingnya konektivitas antarwilayah dalam pengembangan sektor pariwisata di Sulawesi Tengah, agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
“Pengembangan pariwisata harus saling terhubung antar daerah sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian,” katanya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini akan lahir duta-duta yang mampu memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif oleh tim juri independen dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kemampuan komunikasi hingga wawasan peserta,” tutupnya.















