Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaParigi MoutongPotret

Penataan PKL di Area Rumah Sakit, Pemda Utamakan Dialog dan Solusi

×

Penataan PKL di Area Rumah Sakit, Pemda Utamakan Dialog dan Solusi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Abdul Sahid melakukan kunjungan langsung ke area Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar RSUD Anuntaloko. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Upaya penertiban dan penataan kawasan publik terus digencarkan Pemerintah Daerah demi menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman. Wakil Bupati Abdul Sahid melakukan kunjungan langsung ke area Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar RSUD Anuntaloko, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan, pihak manajemen rumah sakit, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Pemerintah Kelurahan Masigi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan area pelayanan kesehatan tetap tertata, tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

Baca Juga:  Diskominfo Gelar Pembentukan dan Pengelolaan CSIRT dan Sosialisasi Information Security Awareness

Dalam kesempatan itu, Abdul Sahid menyempatkan diri berbincang dengan para pedagang. Ia mendengarkan secara langsung aspirasi dan kekhawatiran para PKL terkait rencana penataan lapak mereka.

“Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan. Penataan ini bertujuan agar kawasan lebih teratur, sekaligus memberikan kepastian bagi para pedagang,” kata Abdul Sahid.

Menurutnya, keberadaan PKL perlu diatur agar tidak mengganggu akses dan kenyamanan pasien maupun pengunjung rumah sakit. Namun demikian, pemerintah berkomitmen mencari solusi yang adil dengan menyiapkan alternatif lokasi yang sesuai aturan.

Baca Juga:  Dukung Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Sulteng Gelar Rakornis di Parigi Moutong

Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bukan bersifat represif, melainkan mengedepankan dialog dan musyawarah. Dengan cara tersebut, diharapkan proses penataan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik sosial.

Kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun tata ruang kota yang lebih tertib dan ramah. Pemerintah daerah berharap langkah ini menjadi bagian dari pembenahan kawasan publik secara bertahap, sehingga fungsi fasilitas umum tetap optimal dan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Baca Juga:  Semarakkan Bulan Suci Ramadan: Festival Ramadhan Nasional 2024 di Kabupaten Parigi Moutong

Peninjauan tersebut menjadi sinyal bahwa penataan kota dilakukan secara terencana, dengan mengutamakan keseimbangan antara kepentingan pelayanan publik dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *