KLIKPARIGI.ID – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai Kabupaten Parigi Moutong, memiliki potensi besar untuk menjadi sentra durian dunia, berkat kualitas dan kuantitas durian yang luar biasa.
Menurut Anwar, potensi durian Parigi Moutong mulai menarik perhatian investor, termasuk dari Tiongkok, yang ingin menanamkan modal dan mengembangkan bisnis di daerah itu.
“Kalau Morowali dikenal dunia karena nikelnya, Parigi Moutong dikenal dunia karena duriannya. Banyak investor, termasuk dari Tiongkok, menghubungi saya dan ingin datang ke Parigi Moutong,” ujar Gubernur Anwar Hafid saat memberi sambutan pada Pelantikan Pengurus Kadin periode 2026-2031 di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Jumat (24/1/2025).
“Mereka tertarik karena kualitas dan kuantitas durian Parigi Moutong yang luar biasa,” tambahnya..
Anwar menambahkan, durian Parigi Moutong merupakan salah satu durian terbaik di dunia dan bisa menjadi modal penting bagi pembangunan ekonomi Sulawesi Tengah. Atas dasar itu, ia bersama Bupati Parigi Moutong telah mengajukan usulan proyek hilirisasi kelapa dan durian kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
“Alhamdulillah, Bappenas menyambut baik usulan tersebut. Bahkan Pak Menteri sempat menanyakan langsung proposal hilirisasi kelapa dalam dan durian Parigi Moutong,” jelasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pelabuhan, terutama Pelabuhan Pantoloan, agar distribusi dan ekspor durian Parigi Moutong tidak terganggu.
“Kalau pelabuhan terganggu, durian mau dibawa ke mana? Ini sebabnya kita harus menjaga iklim kondusif demi kepentingan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Dengan dukungan anggaran, potensi sumber daya alam, dan sinergi pemerintah serta pelaku usaha, Anwar optimistis Parigi Moutong bisa tumbuh menjadi pusat ekonomi baru dan sentra durian dunia.
















