Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKlikSultengParigi Moutong

Durian Parigi Moutong Resmi Meluncur ke Tiongkok, Nilai Ekspor Capai Rp2,1 Miliar

×

Durian Parigi Moutong Resmi Meluncur ke Tiongkok, Nilai Ekspor Capai Rp2,1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi melepas ekspor perdana durian beku menuju Republik Rakyat Tiongkok. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menorehkan capaian baru di sektor pertanian dengan mengirimkan produk durian beku ke pasar luar negeri untuk pertama kalinya. Pengapalan komoditas unggulan tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 14.00 WITA di fasilitas pengolahan milik PT Silvia Amerta Jaya yang berlokasi di Desa Tolai, Kecamatan Torue.

Pelepasan ekspor dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan turut disaksikan unsur pimpinan daerah, perwakilan legislatif, organisasi perangkat daerah, serta jajaran Kamar Dagang dan Industri setempat.

Baca Juga:  Lomba Masak Serba Ikan, Diharapkan Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kalangan Muda

Sebanyak 27 ton durian beku dengan nilai transaksi sekitar Rp2,1 miliar diberangkatkan menuju Republik Rakyat Tiongkok. Pengiriman ini menjadi langkah awal pembukaan akses pasar global bagi durian asal Parigi Moutong.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan ekspor tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kadin dan seluruh pelaku usaha serta petani durian yang telah berupaya keras hingga produk lokal mampu menembus pasar internasional,” ujarnya.

Baca Juga:  Rasakan Segarnya Es jeruk D’peras

Ia menjelaskan bahwa perkembangan budidaya durian di wilayahnya menunjukkan tren positif. Saat ini terdapat 17 rumah kemas yang berperan dalam proses sortasi, pembekuan, hingga pengemasan sesuai standar ekspor.

“Kami berharap dukungan pemerintah provinsi, khususnya dalam penyediaan bibit durian montong, karena minat masyarakat untuk menanam semakin tinggi seiring terbukanya peluang ekspor,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam pengembangan komoditas hortikultura unggulan.

Baca Juga:  Tim SPAB Parigi Moutong Masuki Tahap Akhir, SK Bupati Tinggal Menunggu Persetujuan

“Kita ingin Parigi Moutong menjadi pusat pengembangan durian di Sulawesi Tengah. Sinergi ini harus terus dijaga agar manfaatnya dirasakan langsung oleh para petani,” tegasnya.

Ekspor perdana ini diharapkan menjadi pijakan bagi peningkatan produksi, perluasan pasar, serta penguatan posisi Parigi Moutong sebagai salah satu sentra durian potensial di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *