Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Parigi Moutong

Data NPGT Diperkuat, Kantah Parigi Moutong Dukung Perencanaan Pertanahan Lebih Terarah

×

Data NPGT Diperkuat, Kantah Parigi Moutong Dukung Perencanaan Pertanahan Lebih Terarah

Sebarkan artikel ini
FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Ketersediaan data pertanahan yang tertata menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung perencanaan wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Karena itu, Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong turut memperkuat kesiapan data melalui tahapan Pra-Integrasi Data Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Kecamatan yang dikoordinasikan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Tengah.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penyiapan data sebelum dilakukan integrasi secara lebih menyeluruh. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai standar, Kanwil BPN Sulteng melalui Bidang Penataan dan Pemberdayaan melakukan koordinasi serta konsultasi bersama Direktorat Penatagunaan Tanah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Kamis (17/09/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyelaraskan pemahaman mengenai kebutuhan data, aspek teknis serta tahapan yang harus dipenuhi dalam proses Pra-Integrasi Data NPGT Kecamatan. Keterlibatan Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan data pertanahan di tingkat daerah.

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Pemegang HGU Diminta Aktif Lakukan Pencegahan

NPGT memiliki fungsi penting dalam memberikan gambaran mengenai kondisi penggunaan dan pemanfaatan tanah pada suatu wilayah. Informasi yang dihimpun melalui instrumen tersebut dapat membantu melihat kesesuaian antara kondisi penggunaan tanah dengan kebutuhan penataan wilayah.

Bagi Parigi Moutong, penguatan basis data tersebut dinilai penting karena informasi mengenai penggunaan dan pemanfaatan tanah dapat menjadi bahan pendukung dalam proses perencanaan pertanahan. Data yang tersusun secara sistematis juga dapat membantu menghasilkan informasi yang lebih mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan.

“Penguatan data NPGT menjadi bagian penting untuk memastikan informasi pertanahan yang tersedia dapat tersusun secara baik dan terintegrasi. Kami akan terus mendukung proses ini melalui penyediaan data dan koordinasi bersama Kanwil BPN Sulteng serta pihak terkait,” ujar jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  Kanal Pengaduan Digital ATR/BPN, Wujudkan Layanan Lebih Transparan

Proses Pra-Integrasi Data menjadi tahapan yang tidak dapat dilepaskan dari upaya menjaga kualitas informasi sebelum memasuki proses integrasi. Data yang digunakan perlu dipastikan memiliki kelengkapan dan kesesuaian dengan standar yang telah ditetapkan sehingga dapat menghasilkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Koordinasi antara Kanwil BPN Sulteng, Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dan Direktorat Penatagunaan Tanah menjadi bagian penting dalam tahapan tersebut. Melalui komunikasi dan konsultasi yang berkelanjutan, berbagai kebutuhan teknis dapat diselaraskan sejak tahap awal.

Di Kabupaten Parigi Moutong, data penatagunaan tanah yang akurat diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi wilayah. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pendukung dalam melihat perkembangan penggunaan tanah serta kebutuhan perencanaan pembangunan.

Baca Juga:  Reformasi SDM Berlanjut, Kementerian ATR/BPN Rotasi dan Lantik 78 Pejabat

Pengelolaan data yang semakin terintegrasi juga sejalan dengan perkembangan tata kelola pertanahan yang mulai mengandalkan pemanfaatan teknologi dan informasi berbasis data. Kualitas data yang baik dapat membantu proses perencanaan, pengendalian pemanfaatan tanah maupun penyusunan kebijakan agar lebih terukur.

Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong menegaskan dukungannya terhadap tahapan NPGT Kecamatan dengan menjaga koordinasi dan kesiapan data sesuai ketentuan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat basis informasi pertanahan yang nantinya bermanfaat bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan sekaligus mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Data yang akurat dan terstruktur akan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, kami berkomitmen menjaga kualitas data serta mendukung setiap tahapan yang diperlukan agar integrasi data penatagunaan tanah dapat berjalan secara optimal,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *