Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KesehatanParigi Moutong

Capaian CKG Tinggi, Hestiwati Minta Parimo Tetap Fokus pada Standar Pelayanan Kesehatan

×

Capaian CKG Tinggi, Hestiwati Minta Parimo Tetap Fokus pada Standar Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi Peduli Stunting, CKG dan Pencegahan TBC. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Upaya memperluas edukasi kesehatan hingga tingkat keluarga terus diperkuat melalui peran kader pemberdayaan masyarakat. Hal itu menjadi salah satu fokus dalam kegiatan sosialisasi kesehatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong di Kantor Desa Mertasari, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut membahas sejumlah persoalan kesehatan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas kehidupan masyarakat, mulai dari pencegahan stunting, pemanfaatan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga langkah pencegahan Tuberkulosis (TBC).

Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, membuka langsung kegiatan yang diinisiasi Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong tersebut. Forum ini diikuti jajaran TP-PKK Kecamatan dan TP-PKK Desa yang berasal dari tiga wilayah, yakni Kecamatan Parigi, Parigi Barat dan Parigi Selatan.

Keterlibatan kader dari tiga kecamatan dinilai penting karena mereka berada dekat dengan masyarakat dan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kesehatan keluarga. Melalui sosialisasi tersebut, kader diharapkan tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu meneruskannya kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Gerak Cepat! Parimo Bawa Gagasan Tenaga Kerja ke Kemnaker

Materi kegiatan disampaikan oleh pemateri dari Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong. Pembahasan diarahkan pada pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mengenali faktor risiko penyakit serta mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis yang dilakukan oleh Puskesmas Parigi. Pelaksanaan pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting karena masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan kesehatan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung.

Hestiwati Nanga dalam kesempatan itu menyampaikan penghargaan kepada masyarakat serta jajaran tenaga kesehatan yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan CKG di Kabupaten Parigi Moutong.

Ia menyebut capaian program tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dan kerja tenaga kesehatan. Bahkan, berdasarkan capaian yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Parigi Moutong tercatat menjadi daerah dengan pelaksanaan CKG terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah selama enam bulan berturut-turut.

“Ini merupakan capaian yang patut kita apresiasi bersama. Terima kasih kepada masyarakat yang sudah mau memanfaatkan CKG dan kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus bekerja memberikan pelayanan. Selama enam bulan berturut-turut, capaian CKG kita berada pada posisi terbaik di Sulawesi Tengah,” ujar Hestiwati.

Baca Juga:  Cegah Stunting, DP3AP2KB Parigi Moutong Paparkan 10 Langkah Intervensi

Meski mengapresiasi capaian tersebut, Hestiwati mengingatkan agar keberhasilan dalam pelaksanaan CKG tidak membuat pemerintah dan masyarakat mengabaikan indikator kesehatan lainnya.

Menurutnya, capaian pemeriksaan kesehatan harus berjalan beriringan dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Kedua hal tersebut perlu terus dipantau agar peningkatan angka partisipasi pemeriksaan juga diikuti dengan kualitas pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya melihat tingginya capaian CKG. SPM kesehatan juga harus menjadi perhatian dan terus dievaluasi. Keduanya harus berjalan seimbang sehingga capaian pemeriksaan kesehatan benar-benar memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai evaluasi terhadap SPM penting dilakukan secara berkelanjutan untuk mengetahui apakah pelayanan dasar kesehatan yang diterima masyarakat telah berjalan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, data dan capaian CKG dapat menjadi bagian dari bahan evaluasi, bukan sekadar angka keberhasilan program.

Baca Juga:  Erwin Burase Ajak Warga Kawal Pembangunan Parigi Moutong

Selain CKG, isu stunting dan TBC juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemahaman kader mengenai kedua persoalan tersebut dinilai diperlukan agar informasi mengenai pencegahan, deteksi dini dan pentingnya memperoleh layanan kesehatan dapat diteruskan kepada keluarga.

Kader PKK di tingkat kecamatan maupun desa diharapkan mampu menjadi penghubung informasi antara program pemerintah dan masyarakat. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga diharapkan dapat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pola hidup sehat serta mendorong pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Melalui kegiatan tersebut, TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong menegaskan pentingnya kolaborasi antara kader, tenaga kesehatan dan masyarakat. Penguatan kapasitas kader diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dari tingkat desa.

Dengan pendekatan tersebut, program kesehatan tidak hanya bergantung pada pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga diperkuat melalui kesadaran masyarakat dan keterlibatan kader di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *