KLIKPARIGI.ID – Semangat syiar Islam kembali menggema di Kecamatan Parigi Utara dengan dimulainya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tahun 2026. Perhelatan keagamaan yang mempertemukan para qari, qariah, hafiz, dan hafizah dari berbagai desa tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, di Arena MTQ Dusun II, Desa Sakinah Jaya, Kamis malam (9/7/2026). Pembukaan berlangsung semarak dan dihadiri tokoh agama, unsur pemerintah, dewan hakim, peserta, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, Pemerintah Kecamatan Parigi Utara, Pemerintah Desa Sakinah Jaya, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan MTQ hingga dapat terlaksana dengan baik.
Menurut Abdul Sahid, Musabaqah Tilawatil Qur’an memiliki makna yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar ajang kompetisi membaca Al-Qur’an. Kegiatan tersebut merupakan media pembinaan generasi Islam agar semakin mencintai kitab suci, memahami kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang tidak pernah kehilangan makna sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi petunjuk bagi umat manusia dalam membangun kehidupan yang beriman, berakhlak, damai, dan penuh keberkahan,” ujar Abdul Sahid.
Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan juga menjadi salah satu upaya melahirkan bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mewakili Kecamatan Parigi Utara maupun Kabupaten Parigi Moutong pada ajang MTQ tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kami berharap dari kegiatan ini lahir qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat melalui akhlak dan perilaku yang mencerminkan ajaran Al-Qur’an,” katanya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, dan pembentukan moral generasi muda.
Menurutnya, kemajuan sebuah daerah akan semakin kokoh apabila diiringi masyarakat yang memiliki integritas, karakter yang baik, serta kehidupan sosial yang harmonis berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Sahid juga mengajak seluruh masyarakat Parigi Utara untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung seluruh program pembangunan daerah demi mewujudkan Kabupaten Parigi Moutong yang maju, religius, dan berdaya saing.
Kepada seluruh peserta MTQ, ia berpesan agar mengikuti setiap cabang perlombaan dengan penuh keikhlasan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana memperluas wawasan keislaman dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus belajar, memperbaiki bacaan, memperdalam hafalan, memahami isi kandungan Al-Qur’an, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Desa Sakinah Jaya, Arman Ahlim, menjelaskan bahwa MTQ ke-X Tingkat Kecamatan Parigi Utara akan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Juli 2026.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh kafilah dari lima desa di Kecamatan Parigi Utara yang akan berkompetisi pada sejumlah cabang perlombaan, di antaranya Tilawah Anak-anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Qira’at Mujawwad, Tartil Dasar, Qira’at Murottal Remaja dan Dewasa, Tahfidz Al-Qur’an 1 sampai 10 juz, Syahril Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Melalui pelaksanaan MTQ ke-X ini, diharapkan syiar Al-Qur’an semakin berkembang di tengah masyarakat, sekaligus menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Parigi Moutong di masa mendatang.















