KLIKPARIGI.ID – Beragam kebutuhan pembangunan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Nurul Qiram, di Desa Ulatan, Kecamatan Palasa, Sabtu (25/4/2026). Melalui dialog bersama masyarakat, sejumlah usulan disampaikan mulai dari penguatan sarana keagamaan hingga dukungan terhadap sektor pertanian dan usaha ekonomi masyarakat.
Untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat terjaring secara menyeluruh, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Parigi Moutong itu tidak hanya menggelar pertemuan bersama warga, tetapi juga melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah penduduk. Pola tersebut dilakukan agar masyarakat yang tidak sempat hadir dalam forum resmi tetap memiliki kesempatan menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi.
Kegiatan reses dihadiri kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan di Desa Ulatan.
Dalam dialog tersebut, masyarakat mengharapkan adanya perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan perbaikan fasilitas rumah ibadah, baik gereja maupun masjid. Menurut warga, keberadaan sarana ibadah yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas keagamaan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Nurul menegaskan seluruh usulan akan menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran DPRD yang selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat kami catat sebagai bahan perjuangan di DPRD. Baik kebutuhan rumah ibadah maupun program pemberdayaan masyarakat akan kami kawal agar dapat menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan daerah,” ujar Nurul.
Selain sektor keagamaan, warga juga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan produktivitas petani. Menurut masyarakat, dukungan peralatan modern akan membantu mempercepat proses budidaya sekaligus meningkatkan hasil pertanian yang menjadi sumber utama mata pencaharian warga.
Kelompok masyarakat yang bergerak di bidang pertukangan turut menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan bantuan peralatan kerja sebagai modal untuk meningkatkan kapasitas usaha dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Sementara itu, kelompok PKK mengusulkan bantuan peralatan memasak guna mendukung pengembangan usaha kuliner dan kegiatan ekonomi kreatif yang dijalankan perempuan di tingkat desa.
“Pemberdayaan ekonomi harus menyentuh seluruh kelompok masyarakat. Petani membutuhkan dukungan sarana produksi, para tukang memerlukan peralatan kerja, begitu pula ibu-ibu PKK yang memiliki potensi mengembangkan usaha rumahan. Semua ini menjadi perhatian kami,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Nurul juga menyerahkan sejumlah bantuan secara langsung kepada warga, baik bantuan pribadi maupun bantuan kelompok. Bantuan tersebut diberikan sebagai stimulus sambil menunggu proses penganggaran program yang lebih besar melalui pemerintah daerah.
Ia berharap seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ulatan.
“Reses bukan hanya menjadi agenda rutin anggota DPRD, tetapi merupakan sarana untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Tugas kami adalah memastikan aspirasi tersebut terus dikawal sampai benar-benar dapat diwujudkan,” tegasnya.
Metode kunjungan dari rumah ke rumah yang dilakukan Nurul mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai pendekatan tersebut membuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat menjadi lebih dekat sehingga berbagai persoalan yang selama ini belum tersampaikan dapat didengar secara langsung.
Melalui kegiatan reses tersebut, Nurul Qiram menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat di Daerah Pemilihan III sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan.















