Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Gerbang Desa dan Enam Bersama Jadi Fondasi Pembangunan Parigi Moutong

×

Gerbang Desa dan Enam Bersama Jadi Fondasi Pembangunan Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong mulai menerjemahkan arah pembangunan daerah ke dalam program-program yang lebih konkret melalui konsep Gerakan Membangun Desa atau Gerbang Desa.

Konsep tersebut disusun sebagai upaya untuk memastikan visi pembangunan daerah “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” dapat dijalankan secara nyata oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, mengatakan visi dan misi kepala daerah perlu diturunkan ke dalam program yang mudah dipahami, terukur, dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, arah pembangunan yang diusung saat ini masih berlandaskan pada empat sektor utama yang selama ini menjadi prioritas daerah, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga:  HKN ke-61, Pemerintah Ajak Warga Parigi Moutong Budayakan Gaya Hidup Sehat

“Visi besar pembangunan daerah harus diterjemahkan ke dalam langkah-langkah teknis yang dapat dilaksanakan OPD. Karena itu, kami menyusun pola pembangunan yang lebih terarah melalui Gerbang Desa dan enam program prioritas yang saling terhubung,” ujar Irwan, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, visi pembangunan tersebut dijabarkan melalui lima misi utama yang mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengelolaan lingkungan hidup, serta reformasi tata kelola pemerintahan.

Untuk memudahkan pelaksanaannya, lima misi itu kemudian dipecah lagi ke dalam enam agenda prioritas yang diberi nama Enam Bersama.

Baca Juga:  Warga Parigi Tidak Perlu ke Puskesmas, Home Care Siap Melayani

Program pertama adalah Sejahtera Bersama yang diarahkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, termasuk melalui penguatan UMKM, pertanian, perikanan, dan sektor produktif lainnya.

Selanjutnya terdapat Lancar Bersama yang berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, irigasi, serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah menghadirkan program Sehat Bersama yang diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga penanganan stunting dan gizi.

Sementara pada sektor pendidikan dan sumber daya manusia, program Cerdas Bersama disiapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, keterampilan masyarakat, serta penguatan kapasitas generasi muda.

Pemerintah daerah juga memasukkan isu lingkungan dan kebencanaan melalui program Harmoni Bersama. Program ini menitikberatkan pada perlindungan lingkungan, rehabilitasi kawasan, pengelolaan sampah, hingga mitigasi bencana.

Baca Juga:  Tekan Risiko Permukiman Kumuh, Pemkab Parimo Susun Strategi RP2KPKPK 2025

Adapun program Berintegrasi Bersama diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat pelayanan publik, serta meningkatkan efisiensi birokrasi di seluruh tingkatan.

“Setiap poin dalam Enam Bersama sudah memiliki target dan program prioritas masing-masing. Jadi bukan hanya slogan, tetapi benar-benar menjadi pedoman kerja bagi OPD dalam menyusun kegiatan pembangunan,” jelas Irwan.

Ia berharap konsep Gerbang Desa dan Enam Bersama dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *