Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KesehatanParigi Moutong

Dinkes Pastikan Parigi Moutong Bebas Penularan Frambusia

×

Dinkes Pastikan Parigi Moutong Bebas Penularan Frambusia

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Yunita Tagunu. FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Kabupaten Parigi Moutong berhasil mempertahankan wilayahnya bebas dari penularan frambusia setelah selama tiga tahun terakhir tidak ditemukan kasus baru penyakit tersebut. Capaian ini sekaligus mengantarkan Parigi Moutong memperoleh pengakuan eradikasi frambusia berdasarkan hasil evaluasi sektor kesehatan tahun 2025.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Yunita Tagunu, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di daerah berjalan efektif.

“Selama tiga tahun terakhir tidak ada lagi kasus maupun penularan frambusia yang ditemukan di Kabupaten Parigi Moutong. Ini menjadi indikator penting bahwa daerah kita telah berhasil mencapai status eradikasi,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga:  Sekda: Tata Ruang Parigi Moutong Harus Adaptif dan Visioner

Ia menjelaskan, sebelum dinyatakan eradikasi, Parigi Moutong lebih dulu berada pada tahap eliminasi, yakni kondisi ketika penyakit masih ditemukan namun hanya dalam jumlah kecil dan tidak berkembang menjadi penularan luas.

Menurut Yunita, frambusia merupakan infeksi kulit yang disebabkan bakteri dan dapat menular melalui kontak langsung dengan luka atau ruam pada kulit penderita. Penyakit ini umumnya banyak ditemukan di daerah dengan sanitasi yang kurang baik.

“Faktor kebersihan lingkungan dan perilaku hidup sehat sangat berpengaruh terhadap munculnya penyakit ini. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus kami lakukan,” jelasnya.

Baca Juga:  DPRD Parigi Moutong Sampaikan Hasil Pemeriksaan Belanja dan Serahkan e-Pokir 2027

Sebagai bagian dari proses verifikasi, Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan di sejumlah wilayah, termasuk pemeriksaan darah pada anak-anak di beberapa fasilitas kesehatan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda adanya penularan frambusia.

“Kami melakukan berbagai tahapan pemeriksaan untuk memastikan benar-benar tidak ada kasus. Hasilnya seluruh wilayah dinyatakan aman dari frambusia,” kata Yunita.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Inovasi BERANI Dukcapil Diluncurkan, Pemkab Parigi Moutong Gelar Program Nikah Massal

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan dan kesehatan. Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *