KLIKPARIGI.ID – Parigi Moutong bersiap menyambut penguatan kehadiran TNI di wilayahnya. Bupati H. Erwin Burase menyampaikan optimisme bahwa rencana pembangunan fasilitas militer oleh Kodam XXIII/Palaka Wira akan membawa efek berantai bagi keamanan sekaligus geliat ekonomi daerah.
Menurutnya, bertambahnya satuan dan personel TNI di Parigi Moutong akan menciptakan suasana yang semakin kondusif serta memunculkan aktivitas ekonomi baru di tengah masyarakat.
“Dengan hadirnya satuan baru, otomatis akan ada pergerakan ekonomi. Sektor perdagangan, jasa, hingga kebutuhan hunian pasti ikut terdorong,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Ia juga membuka peluang pengembangan fasilitas penunjang lainnya di masa mendatang. “Bukan tidak mungkin ke depan akan ada sarana kesehatan militer. Jika itu terwujud, manfaatnya tentu tidak hanya dirasakan prajurit, tetapi juga masyarakat sekitar,” tambahnya.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah bidang tanah untuk mendukung realisasi pembangunan. Area untuk Kantor Detasemen Polisi Militer direncanakan berada di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi Barat. Sementara Markas Korem diproyeksikan berdiri di kawasan eks Sail Tomini, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah.
Selain itu, lahan di Desa Jono Kalora disiapkan untuk kompleks hunian prajurit. Adapun pembangunan batalyon direncanakan berlangsung di Desa Palapi, Kecamatan Taopa, setelah dilakukan koordinasi terkait status penguasaan lahan.
“Semua tahapan administrasi hibah sudah kami proses. Tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan secara bertahap,” jelasnya.
Untuk mengakomodasi personel yang mulai bertugas, pemerintah daerah tengah menyiapkan lokasi sementara yang dapat digunakan hingga pembangunan fasilitas permanen rampung.
Bupati menilai penunjukan Parigi Moutong sebagai lokasi pengembangan satuan Korem merupakan kepercayaan besar bagi daerah. Ia berharap kehadiran fasilitas tersebut benar-benar memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.















