Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi MoutongPotret

Bupati Parigi Moutong: Perempuan Sebagai Agen Perubahan

×

Bupati Parigi Moutong: Perempuan Sebagai Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI). FOTO: Istimewa

KLIKPARIGI.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan dukungan terhadap penguatan peran perempuan dengan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai, Kecamatan Torue, Minggu (15/2/2026).

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase hadir bersama Ketua TP-PKK Parigi Moutong Ny. Hestiwati Nangga Erwin dalam kegiatan yang mengangkat tema “Pemberdayaan Perempuan dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”. Acara berlangsung penuh khidmat dengan nuansa budaya, ditandai dengan penampilan seni tari, penyerahan sertifikat pura, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang WHDI.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran WHDI yang telah mengabdi selama hampir empat dekade. Ia menilai WHDI memiliki peran penting dalam membangun kualitas perempuan, baik dalam lingkup keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Langkah Proaktif: Pencanangan Zona Integritas oleh Bupati Poso Menuju Reformasi Birokrasi yang Transparan dan Profesional

“Organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan perempuan, menjaga nilai budaya, serta memperkuat kehidupan keagamaan di daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya semangat perjuangan perempuan Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan Kartini harus terus dihidupkan agar perempuan mampu tampil mandiri, berpendidikan, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan.

“Perempuan harus terus diberi ruang untuk berkembang, tanpa kehilangan jati diri, budaya, dan nilai agama yang menjadi fondasi kehidupan kita,” tegasnya.

Baca Juga:  Hindari Pernikahan Dini Untuk Atasi Stunting, DP3AP2KB Parigi Moutong Gelar Talkshow

Sementara itu, Ketua TP-PKK Parigi Moutong Ny. Hestiwati Nangga Erwin menyoroti peran sentral perempuan dalam menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Ia mengajak para ibu untuk lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu sebagai langkah preventif menjaga kesehatan keluarga.

“Posyandu bukan hanya untuk balita, tetapi untuk semua usia. Dengan rutin memeriksakan kesehatan, penyakit bisa dideteksi sejak dini,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan layanan posyandu akan semakin diperkuat melalui keterlibatan berbagai perangkat daerah, sejalan dengan program peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk melalui inisiatif Berani Sehat dan Berani Sejahtera.

Baca Juga:  DWP Parigi Moutong Dorong Inovasi dan Solidaritas Lewat Perayaan HUT ke-26

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan instansi vertikal, jajaran pejabat pemerintah daerah, camat, organisasi perempuan, tokoh agama Hindu, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Melalui peringatan HUT ke-38 WHDI dan momentum Hari Kartini ini, diharapkan perempuan di Parigi Moutong semakin percaya diri, berdaya, dan mampu mengambil peran strategis sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *