Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKlikSultengParigi MoutongPendidikan

Konsisten Jaga Lingkungan, SMKN 1 Toribulu Ukir Prestasi Adiwiyata Nasional

×

Konsisten Jaga Lingkungan, SMKN 1 Toribulu Ukir Prestasi Adiwiyata Nasional

Sebarkan artikel ini
Gapura SMKN 1 Toribulu, Parigi Moutong. FOTO: Elly Leu.

KLIKPARIGI.ID Konsistensi dalam menjaga dan mengelola lingkungan sekolah mengantarkan SMK Negeri 1 Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sekolah ini berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional pada akhir 2025 setelah melalui proses penilaian berjenjang.

Penghargaan tersebut diterima SMKN 1 Toribulu pada Desember 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Sekolah ini menjadi salah satu dari 721 sekolah di 31 provinsi yang dinilai berhasil menerapkan prinsip sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.

Example 300x600

Kepala SMKN 1 Toribulu, Sitti Nursiah, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh warga sekolah yang secara konsisten membangun budaya peduli lingkungan.

Baca Juga:  Polres Parigi Moutong Tangkap Pria Diduga Edarkan Sabu di Parigi Utara

“Kami mendapat predikat Adiwiyata tingkat nasional dan menerima langsung di Jakarta pada akhir 2025,” ujar Nursiah saat ditemui di sekolah, Kamis (5/2/2026).

Sebelum menembus tingkat nasional, SMKN 1 Toribulu terlebih dahulu meraih Adiwiyata tingkat Kabupaten pada 2021 dan Adiwiyata tingkat Provinsi pada 2023. Capaian berjenjang ini mencerminkan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Berbagai program lingkungan dijalankan secara terstruktur di bawah kepemimpinan Nursiah. Program tersebut meliputi pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penyediaan bank sampah, serta pelaksanaan kerja bakti rutin yang melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Baca Juga:  Peresmian Gedung Guru PGRI Parigi Moutong: Bentuk Dedikasi dan Gotong Royong

Selain itu, sekolah juga membiasakan perilaku hemat listrik dan air, melakukan penanaman pohon, serta mengembangkan taman hijau dan apotek hidup guna menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan asri.

Program-program tersebut diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan BPLH Nomor 5, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep lingkungan secara teoritis, tetapi juga menerapkannya dalam praktik sehari-hari.

Nursiah menegaskan bahwa keberhasilan meraih penghargaan Adiwiyata bukan semata soal prestasi, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Baca Juga:  Pemkab Parigi Moutong Siapkan Skema Penempatan Non ASN untuk Nakes dan Guru

Dengan raihan tiga kali penghargaan Adiwiyata, SMKN 1 Toribulu kini diakui sebagai salah satu sekolah berbudaya lingkungan di Kabupaten Parigi Moutong dan berpotensi menjadi rujukan bagi sekolah lain dalam penerapan pendidikan berbasis lingkungan.

“Harapan saya ke depan, sekolah ini harus terus berkembang dan lebih maju lagi. Siapapun yang memimpin nanti, yang positif harus dilanjutkan dan yang negatif ditinggalkan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *