Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KomunitasParigi MoutongProduk

DisKopUKM: Memanfaatkan Sumberdaya Alam Untuk Diolah Menjadi Produk yang Bernilai

×

DisKopUKM: Memanfaatkan Sumberdaya Alam Untuk Diolah Menjadi Produk yang Bernilai

Sebarkan artikel ini
Dinas Koperasi dan UMKM, Menggelar Pelatihan Olahan Kelor dan Sistem Aplikasi Pencatatan Keuangan Bagi Pelaku Usaha. Foto : Diskominfo Parimo.

KlikParigi – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dalam rangka DAK Non Fisik PK2UKM 2024 menyelenggarakan Pelatihan Olahan Kelor dan Sistem Aplikasi Pencatatan Keuangan Bagi Pelaku Usaha, Bertempat di Hotel Oktaria Kelurahan Masigi, Selasa 11/06/2024.

Sofiana, selaku Kepala Dinas Koperasi UMKM, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Koperasi Nomor 16 Tahun 2022, yang bertujan untuk peningkatan Kapasitas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil yang bersumber dari DAK Non Fisik, serta mengusung tema, ‘Secara Tematik mewujudkan UMKM Parigi Moutong lebih maju, kreatif dan inovatif dalam mengelola produk local serta berdaya saing’.

Example 300x600

Pelatihan ini merupakan masyarakat yang terdata pada DTKS kategori Miskin ekstream sebanyak 30 orang yang berasal dari wilayah kecamatan Parigi, Kasimbar dan Palasa, yang nantinya diharapkan mampu memiliki management kewirausahaan sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian dan diikuti pembanguan kualitas SDM secara utuh, berkenaan dengan program penanggulangan kemiskinan ekstream secara nasional.

Baca Juga:  Diseminasi Hasil Evaluasi Atas Pelaksanaan RPJMD Kabupaten Parigi Moutong Periode 2019-2023

”Dinas Koperasi Parigi Moutong melalui Kementerian Koperasi telah mengucurkan anggaran sebesar 400 juta, anggaran dimaksud secara teknis telah diatur dalam juknisnya secara khusus untuk membantu program daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Hadir mewakili Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Kesra Kabupaten Parigi Moutong, Mawardin, menyampaikan bahwa pelatihan ini mengembangkan kewirausahaan setiap rumah tangga untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di kabupaten Parigi Moutong serta meningkatkan kreativitas, inovasi bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah agar produknya mampu bersaing.

Baca Juga:  MTQ ke-16 Tingkat Kecamatan di Kasimbar Resmi Digelar

”Memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang melimpah di daerah Parigi Moutong khusunya tanaman kelor untuk diolah menjadi produk yang menghasilkan nilai ekonomi. Serta para ukm mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana mengatur keuangan usahanya agar lebih baik,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam hal ini menyangkut pengembangan usaha atau kewirausahaan yang tentunya dapat terealisasi dengan baik dibantu peran serta dinas/instansi dan lembaga terkait lainnya. Dengan demikian, pelatihan olahan kelor dan sistem aplikasi pencatatan keuangan bagi pelaku usaha yang diperoleh pada kegiatan ini dapat segera diaplikasikan.

Baca Juga:  UMKM dan Produk Lokal Tampil di Parigi Utara Expo, Wabup Dorong Kolaborasi Masyarakat

“kepada para peserta pelatihan setelah selesai mengikuti kegiatan ini, hendaknya tidak terfokus pada lowongan pekerjaan yang ada, akan tetapi diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, sehingga dapat menampung para pekerja lainnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *