KLIKPARIGI.ID – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memastikan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di daerahnya berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Kepastian tersebut disampaikan setelah ia turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah sekolah penerima program, Selasa (20/1/2026).
Dalam peninjauan lapangan itu, Erwin Burase mendatangi beberapa sekolah dasar (SD) serta taman kanak-kanak/pendidikan anak usia dini (TK/PAUD) yang melaksanakan pembangunan melalui mekanisme swakelola. Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung proses dan hasil pekerjaan di lapangan.
“Program ini harus benar-benar tepat sasaran. Pemerintah daerah turun langsung untuk memastikan pelaksanaannya sesuai aturan dan memberi manfaat nyata,” tegas Erwin Burase.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan revitalisasi sekolah melalui sistem swakelola menuntut tanggung jawab penuh dari satuan pendidikan, sekaligus keterlibatan masyarakat guna menjamin transparansi dan kualitas pekerjaan.
“Revitalisasi ini dikerjakan secara swakelola. Sekolah diberi tanggung jawab penuh dan masyarakat ikut dilibatkan. Kita ingin semuanya berjalan transparan dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Erwin Burase menjelaskan, secara fisik sebagian besar bangunan sekolah yang direvitalisasi telah rampung dan bahkan sudah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar. Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pengecekan langsung dengan mengambil sampel sekolah di setiap kecamatan.
“Kita lakukan pengecekan langsung untuk memastikan kualitas bangunan dan kesesuaian pelaksanaan di lapangan,” katanya.
Menurutnya, pengecekan tersebut penting untuk memastikan dana revitalisasi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, serta mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.
Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mengawal pembangunan sektor pendidikan agar berjalan akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik serta masyarakat.
















